Hasil Sementara DPRD Sumbar, Ini Prediksi 7 Kursi dari Dapil 2

DPRD Kabupaten Mesuji Lampung Kunjungi DPRD Sumbar

Kantor DPRD Sumbar.

Langgam.id – Partai Golkar menguasai hitungan sementara Pemilihan Legislatif (Pileg) DPRD Sumbar Dapil 2 mencakup wilayah Padang Pariaman dan Kota Pariaman.

Lampiran Gambar

Data real count KPU per Selasa (20/2/2024) pukul 9.00 WIB dengan suara masuk 739 TPS atau 44,68 persen dari 1.654 TPS, Golkar unggul dengan perolehan 16,92 persen atau 12.216 suara. Dengan demikian Golkar berpeluang meraih 2 kursi dari total 7 kursi yang diperebutkan di DPRD Sumbar Dapil 2.

Lampiran Gambar

Di bawah Golkar, menyusul PKS 15,77 persen, Partai Gerindra 12,54 persen, PKB 11,31 persen, Partai Nasdem 10,19 persen, dan PAN 9,97 persen.

Lampiran Gambar

Berikut prediksi peraih 7 kursi DPRD Sumbar Dapil 2:

  1. Partai Golkar: Bujang Pendawa (4.008 suara)
  2. PKS: Muhamad Yasin (3.688 suara)
  3. Partai Gerindra: Jempol (3.087 suara)
  4. PKB: Firdaus (3.013 suara)
  5. Partai Nasdem: Endarmy (1.687 suara)/Syauqi (1.623 suara)
  6. PAN: Hendra Halim (1.877 suara)/Wijaja Rahmad (1.484)
  7. Partai Golkar: Sitti Izzati Aziz (3.352)

Perolehan ini merupakan angka sementara dan masih akan terus berubah sampai selesai rekapitulasi KPU. (*/Fs)

Tag:

Baca Juga

ilustrasi
Polda Catat Penambahan Motor Baru di Sumbar 300 Unit per Hari
Pemberangkatan jemaah haji 2026 embarkasi Padang.
Haji 2026, Kloter I Embarkasi Padang Berangkat Malam Ini
Pemko Padang Waspada Lonjakan Populasi Ikan Sapu-sapu, Khawatir Kayak Jakarta
Pemko Padang Waspada Lonjakan Populasi Ikan Sapu-sapu, Khawatir Kayak Jakarta
Anggota DPR RI Ir Mulyadi
Anggota DPR RI Mulyadi Ingatkan Bahaya Judol yang Makin Canggih: Jebakan Sistematis dan Terstruktur!
Keluarga Bayi Meninggal Bakal Polisikan RSUP M Djamil Padang dan Petugas Terlibat, Berharap Sanksi Pidana hingga Perdata
Keluarga Bayi Meninggal Bakal Polisikan RSUP M Djamil Padang dan Petugas Terlibat, Berharap Sanksi Pidana hingga Perdata
Transformasi Ketahanan Kesehatan Indonesia
Transformasi Ketahanan Kesehatan Indonesia