Harga TBS Sawit di Dharmasraya Stabil, PT AWB Tawarkan Harga Tertinggi Rp3.684 per Kg

Ekspor CPO Sumbar

Buah sawit. (Foto: astra agro)

Langgam.id — Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Kabupaten Dharmasraya relatif stabil pada perdagangan Jumat (12/6/2026). Berdasarkan data Dinas Pertanian Kabupaten Dharmasraya, harga tertinggi tercatat sebesar Rp3.684 per kilogram yang ditawarkan PT Andalas Wahana Berjaya (AWB), sedangkan harga terendah berada di angka Rp3.270 per kilogram oleh PT DSL.

Data yang dihimpun dari delapan pabrik kelapa sawit (PKS) yang beroperasi di Dharmasraya menunjukkan rata-rata harga TBS mencapai Rp3.378 per kilogram. Selisih harga tertinggi dan terendah tercatat Rp414 per kilogram.

Harga yang ditawarkan PT AWB menjadi yang tertinggi di antara seluruh PKS yang melaporkan harga pembelian TBS pada hari itu. Sementara itu, PT HKI dan PT DL sama-sama membeli TBS dengan harga Rp3.390 per kilogram.

Adapun PT SMP menetapkan harga Rp3.325 per kilogram, sedangkan PT Sakti Timpeh dan PT Incasi Pangian masing-masing membeli TBS petani dengan harga Rp3.295 per kilogram. Harga terendah tercatat di PT DSL sebesar Rp3.270 per kilogram.

Selain harga TBS, Dinas Pertanian Dharmasraya juga mencatat harga brondolan sawit mencapai Rp3.700 per kilogram.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Dharmasraya melalui laporan harian harga TBS menyebutkan seluruh PKS yang terdata telah menyampaikan laporan harga pada hari tersebut. Dari delapan PKS yang terdaftar, seluruhnya melaporkan harga pembelian TBS, meski terdapat dua perusahaan yang tidak menerima buah dari masyarakat.

Perkembangan harga ini menjadi perhatian pemerintah daerah di tengah upaya menjaga stabilitas harga sawit di tingkat petani. Sebelumnya, Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani meminta perusahaan kelapa sawit tidak menurunkan harga TBS secara sepihak tanpa mempertimbangkan kondisi pasar dan kepentingan petani.

Pemerintah Kabupaten Dharmasraya juga terus melakukan pemantauan harga harian sebagai bentuk transparansi informasi sekaligus memberikan referensi bagi petani dalam menentukan pilihan penjualan hasil panen mereka.

Dengan harga rata-rata yang masih berada di atas Rp3.300 per kilogram, petani sawit di Dharmasraya diharapkan tetap memperoleh nilai jual yang kompetitif di tengah dinamika pasar komoditas perkebunan. (HER)

Tag:

Baca Juga

Luas lahan perkebunan kelapa sawit di Sumatra Barat (Sumbar) berdasarkan data Badan Pusat Statistik 2022 mencapai 251.591,14 hektare (Ha).
GAPKI Sumbar: Tanpa Kepastian Regulasi, Industri Sawit Sulit Stabil
Berita Pasaman Barat - berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Mahasiswa Pasbar datangi kantor bupati menyikapi anjloknya harga sawit.
Sikapi Anjloknya Harga Sawit, Mahasiswa di Pasaman Barat Datangi Kantor Bupati
Berita Dharmasraya - berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Kata Sutan Riska, jika ada perusahaan tolak TBS rakyat izin akan dievaluasi.
Ada Isu Perusahaan Sawit Tolak TBS Rakyat, Sutan Riska Ancam Soal Perizinan
Revitalisasi Pasar Raya Padang, Pedagang yang Direlokasi Hanya di Basement Blok Satu dan Dua 
Revitalisasi Pasar Raya Padang, Pedagang yang Direlokasi Hanya di Basement Blok Satu dan Dua 
Empat Negara Tujuan Ekspor PT Semen Padang, Bangladesh Terbesar
Empat Negara Tujuan Ekspor PT Semen Padang, Bangladesh Terbesar
Revitalisasi Pasar Raya Padang Fokus Perbaikan Infrastruktur dan Kawasan Air Mancur
Revitalisasi Pasar Raya Padang Fokus Perbaikan Infrastruktur dan Kawasan Air Mancur