Harapan Ribuan Pedagang Pasar Raya Padang di Pilgub Sumbar 2020

Harga Bawang Putih Sumbar

Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit sidak ke Pasar Raya Padang untuk meninjau harga bawang putih (Foto: Humas Pemprov Sumbar)

Langgam.id— Pasar Raya Padang pernah menjadi pusat perekonomian utama di Sumatra Barat. Namun beberapa tahun terakhir, kejayaan itu seolah hilang. Oleh karena itu, butuh sentuhan tangan pemimpin provinsi untuk mengembalikan masa keemasan tersebut.

Harapan itu ditumpangkan Komunitas Pedagang Pasar (KPP) Pasar Raya Padang ke pundak Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit-Indra Catri (NA-IC). Komunitas dengan jumlah anggota aktif 7.000 lebih itu percaya, pengalaman keduanya adalah garansi kembalinya kejayaan pasar raya.

“Kami bukan sembarang memberikan dukungan. Dukungan diberikan setelah mengkaji dan memikirkan matang-matang profil setiap pasangan calon. Kami putuskan bersama untuk mendukung Nasrul Abit dan Indra Catri nomor urut dua,” kata Asril Manan, Ketua KPP Pasar Raya Padang, Kamis (3/12/2020).

Sederhananya, kata Asril, masyarakat dan terutama pedagang, butuh kehadiran pemimpin yang memang meletakkan misi kesejahteraan masyarakat di atas segalanya. Kriteria calon pemimpin seperti itu, katanya lagi, layak disandangkan ke pundak mantan Bupati Pessel dan Bupati Agam dua periode tersebut.

[jnews_element_ads ads_type=”image” ads_image=”79392″ ads_image_tablet=”79392″ ads_image_phone=”79392″ ads_bottom_text=”true”]

“Kami menyimak rekam jejak Nasrul Abit yang sudah dua kali jadi bupati dan sekarang wakil gubernur. Begitu pun Indra Catri yang sudah dua periode memajukan Agam. Keduanya paling berpengalaman ketimbang calon lain, dan mereka yang kita butuhkan untuk membangun Sumbar,” ucap Asril lagi.

Keberanian dan kegigiha NA dan IC selaku pemimpin daerah, sambung Asril, juga jadi ukuran para pedagang pasar raya menjatuhkan pilihan. Selain itu yang tak kalah penting, NA dan IC dianggap paling memenuhi kriteria pemimpin Islami dan paham adat-kebudayaan dengan titel datuak yang disandang oleh keduanya.

“Kami membutuhkan pemimpin yang bekerja dengan landasan ingin beramal. Meletakkan telinganya pada keluhan rakyat banyak. Kami butuh pemimpin yang bisa menempatkan orang yang benar pada posisinya. Meletakkan sesuatu pada tempatnya,” ujar Asril, yang ikut diamini Sekretaris KPP Pasar Raya Padang Irwan Syofyan. (*)

Baca Juga

Berita Padang - berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Pedagang di Pasar Raya Padang menjual daging sapi Rp120 ribu hingga Rp130 ribu
Harga Cabai Rawit di Padang Masih Pedas, Daging Sapi Rp 150 Ribu per Kilogram
Revitalisasi Pasar Raya, DPRD Padang Sorot Penataan Terminal dan Jalur Angkot
Revitalisasi Pasar Raya, DPRD Padang Sorot Penataan Terminal dan Jalur Angkot
Revitalisasi Pasar Raya Padang Fokus Perbaikan Infrastruktur dan Kawasan Air Mancur
Revitalisasi Pasar Raya Padang Fokus Perbaikan Infrastruktur dan Kawasan Air Mancur
Revitalisasi Pasar Raya Padang Dimulai 22 Juni, Kemana Pedagang Direlokasi?  
Revitalisasi Pasar Raya Padang Dimulai 22 Juni, Kemana Pedagang Direlokasi?  
Pedagang sembako di Pasar Raya Padang mengeluhkan merosotnya penjualan di Idul Adha 2026. (Langgam.id/ Buliza Rahmat)
Keluhan Pedagang Sembako Pasar Raya Padang, Sepi Pembeli Sejak Jelang Idul Adha 2026
Dokumen penjual daging di Pasar Raya Padang. [foto: Nandito Putra/langgam.id]
Harga Daging Sapi Stabil Usai Idul Adha di Pasar Raya Padang, Daya Beli Masyarakat Melemah