Hadirkan Sejumlah Kepala Daerah, Ilmu Administrasi Publik Unand Gelar Konferensi IAPA 2023

Hadirkan Sejumlah Kepala Daerah, Ilmu Administrasi Publik Unand Gelar Konferensi IAPA 2023

Konferensi IAPA 2023 yang dihelat Departemen Ilmu Administrasi Publik FISIP Universitas Andalas. (Foto: Dok. Humas)

Langgam.id – Departemen Ilmu Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Andalas menjadi tuan rumah pelaksanaan Konferensi IAPA 2023 (Indonesian Association for Public Administration) yang dilaksanakan pada tanggal 26-27 Oktober 2023.

Mengusung tema “New Public Governance: Reflection on Administration Science”, yang  merupakan kegiatan tahunan dan peristiwa penting yang selalu dinantikan oleh para akademisi, praktisi, mahasiswa Ilmu Administrasi Publik baik skala nasional maupun internasional.

Konferensi itu, juga menghadirkan sejumlah kepala daerah untuk berbagi pandangan dalam pengalaman dalam mengelola kebijakan administrasi publik.

Ketua Pelaksana IAPA 2023, Dr. Hendri Koeswara, M.Soc, Sc, menekankan pentingnya ilmu administrasi publik untuk dapat membantu dalam menentukan kebijakan publik dan reformasi birokrasi.

Disampaikannya, IAPA merupakan kegiatan yang dilaksanakan bekerja sama dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) bertujuan untuk merancang roadmap reformasi birokrasi.

“Hal ini dikarenakan ilmu administrasi publik merupakan ilmu yang begitu dekat isu publik serta birokrasi,” tutur Hendri dikutip, Kamis (26/10/2023).

Lebih lanjut, ia menuturkan IAPA tahun ini diawali dengan workshop dan diskusi yang memberikan kesempatan bagi para praktisi, dosen dan peserta untuk berbagi pandangan mengenai tantangan dan inovasi dalam kebijakan publik dan birokrasi.

Selain itu, IAPA 2023 juga menghadirkan para penulis jurnal ahli melalui kegiatan Meet and Greet with Journal Editor dan ini merupakan kesempatan istimewa bagi peserta untuk berinteraksi langsung dengan para penulis profesional, yang dalam kesempatan ini dihadiri langsung oleh Jesse William Campbell, Ph.D (Editor Jurnal Studi Kebijakan Korea/Universitas Nasional Incheon), Dr. Mary Mangai (Universitas Pretoria), dan Dr.-Ing. Ir. Uyung Gatot Syafrawi Dinata, M.T. (Universitas Andalas). Selain workshop dan Meet and Greet, IAPA 2023 juga menghadirkan talkshow yang membahas isu-isu kebijakan publik dan birokrasi.

Menurutnya, talkshow ini merupakan forum berharga bagi peserta untuk memperdalam pemahamannya mengenai perkembangan kebijakan publik dan birokrasi, dengan menghadirkan pembicara yang sudah berpengalaman seperti, Bupati Agam, Bupati Tanah Datar, dan Walikota Padang Panjang periode 2018-2023, selain itu hadir juga Prof. Dr. Eko Prasodjo, dan dimoderatori oleh Prof. Dr. Sangkala, M.A.

Pada kesempatan ini turut hadir Menteri PANRB yang diwakili oleh Deputi Bidang Reformasi Birokrasi Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan, Ketua DPP IAPA, Dekan FISIP dan seluruh Kepala Departemen di lingkungan FISIP. (*/Fs)

Tag:

Baca Juga

Ket: Citra deforestasi area PETI Sijunjung periode 2020-2024 [Sumber LBH Padang]
LBH Padang: Tragedi Tambang Ilegal yang Menelan Korban Jiwa di Sijunjung Bukan Musibah Alam
Pemberian nama merupakan salah satu hal yang penting yang dilakukan oleh orang tua kepada buah hatinya yang baru lahir. Apalagi nama ini juga berkaitan dengan dokumen kependudukan.
Kasus Kekerasan Bayi 2 Tahun di Padang, Polisi Sebut Dipicu Faktor Ekonomi dan Alkohol
Bekas luka di tubuh bayi malang dianiaya ayah kandung di Padang. (Foto: Ipda Ghifari untuk Langgam.id)
Bayi 2 Tahun di Padang Dianiaya Ayah Kandung Selama 1 Bulan, dari Sundutan Rokok hingga Gigitan
Gubernur Mahyeldi: Alek Anak Nagari Perkuat Karakter dan Jaga Warisan Budaya Minangkabau
Gubernur Mahyeldi: Alek Anak Nagari Perkuat Karakter dan Jaga Warisan Budaya Minangkabau
Bekas luka diduga karena air panas yang dialami bayi tersebut. (Foto: Ipda Ghifari untuk Langgam.id)
Bayi 2 Tahun di Padang Diduga Dianiaya Ayah Kandung: Diselamatkan Tetangga, Badan Penuh Bekas Luka
OJK Catat Kinerja Perbankan Syariah Tumbuh Dua Digit pada Awal 2026
OJK Catat Kinerja Perbankan Syariah Tumbuh Dua Digit pada Awal 2026