Hadiri Hari Jadi Limapuluh Kota, Wako Payakumbuh Harap 2 Daerah Saling Bersinergi

Langgam.id – Penjabat Wali Kota Payakumbuh Rida Ananda berharap terus meningkatnya sinergi antara Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota untuk pembangunan Luak Limopuluah.

Hal ini disampaikan Rida saat menghadiri Rapat Paripurna Hari Jadi Kabupaten Limapuluh Kota yang ke-182 yang digelar di Kantor DPRD setempat, Kamis (13/4/2023).

Rida menyampaikan dahulu wilayah Kota Payakumbuh saat ini adalah wilayah administrasi dari Kabupaten Limapuluh Kota. Sekitar 52 tahun lalu pada 17 Desember 1970 lahirlah Kota Payakumbuh.

“Meski secara administrasi berbeda pemerintahan, tapi secara sosial budaya tetap satu kelarasan dalam Luhak Nan Bungsu,” ujarnya.

Untuk membangun daerah, kata Rida, Kota Payakumbuh harus bersinergi dengan Kabupaten Limapuluh Kota. Hal ini karena keduanya saling menopang dan saling membutuhkan, banyak aspek yang bisa dikerjasamakan dan tentunya bermanfaat bagi masyarakat dua daerah.

“Semoga dua daerah kita ini bisa terus seayun selangkah dalam mensejahterakan masyarakat, selamat berulang tahun Kabupaten Limapuluh Kota,” pungkasnya. (*/yki)

Tag:

Baca Juga

Proses evakuasi korban galodo di kawasan jembatan kembar, Silaing Bawah, Padang Panjang, Sabtu (29/11/2025). BPBD
Galodo Jembatan Kembar Silaing, Tiga Jenazah Korban Berhasil Dievakuasi
FOTO: Kepala Bapenda Sumbar, Syefdinon. (Dok. Istimewa)
Pemprov Sumbar Gaspol Percepatan Roadmap ETPD 2025, Digitalisasi Pembayaran Daerah Mendesak!
Bupati Tanah Datar Eka Putra mengunjungi dan meninjau kembali masyarakat Nagari Padang Malalo yang dievakuasi melalui jalur danau
Tinjau Evakuasi Warga Malalo, Bupati Tanah Datar Pastikan Ketersediaan Pasokan Pengungsi
Proses evakuasi korban banjir bandang atau galodo di Salareh Aia, Palembayan, Kabupaten Agam, Jumat (27/11/2025. BPBD
Rekap Bencana Sumbar: 88 Meninggal, 85 Orang Hilang
Matur Sulit Diakses, Warga Mulai Kekurangan Sembako
Matur Sulit Diakses, Warga Mulai Kekurangan Sembako
Sejumlah bangunan SD, jembatan, rumah ibadah hingga jalan mengalami rusak berat akibat banjir bandang yang melanda Kota Padang.
Tiga SD dan Lima Jembatan di Padang Rusak Berat Diterjang Banjir