Gus Imin Puas, PKB Pecah Telur di Sumbar

Gus Imin Puas, PKB Pecah Telur di Sumbar

Cawapres Muhaimin Iskandar nongkrong bareng dan diskusi dengan anak muda Kota Padang. (Foto: DW/Langgam)

Langgam.id – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) A Muhaimin Iskandar alias Gus Imin menunjukkan kepuasannya karena PKB akhirnya pecah telur untuk DPR dari Sumatra Barat.

Pada pemilu legislatif kali ini, PKB untuk pertama kalinya berhasil mengirim wakil ke senayan, setelah PKB mengamankan satu kursi di Dapil 1 Sumatra Barat.

“Pecah telur anggota DPR RI PKB dari Sumbar,” tulis Gus Imin di akun instagramnya, dikutip, Minggu (17/3/2024).

Ia mengucapkan terimakasih kepada masyarakat Sumatra Barat yang telah memilih pasangan calon presiden Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) serta memilih caleg dari PKB.

“Terimakasih kepada masyarakat Sumatra Barat yang memberikan kepercayaan kepada AMIN dan PKB sehingga bisa mendudukkan kader PKB di DPR RI dan DPRD se Sumbar yang semakin banyak,” tulisnya.

Sebagaimana rekapitulasi KPU, PKB dipastikan meraih satu kursi DPR RI dapil 1 Sumbar dengan calegnya Rico Alviano.

Sementara untuk DPRD Sumbar, PKB berhasil mengirim tiga orang wakilnya, yakni Firdaus, Donizar, dan Bagas Panyusunan Nasution. (*/Fs)

Tag:

Baca Juga

4-anak-masih-dirawat-di-rsup-m-djamil-padang-akibat-gagal-ginjal-akut-misterius
Heboh Balita Meninggal di Padang, Sang Ibu Ungkap Buruknya Pelayanan hingga Dugaan Kelalaian RSUP M Djamil
Gaya Hidup New Normal
Cermin Retak Transparansi Seleksi Pejabat Publik
Evakuasi korban travel Pekanbaru-Padang masuk jurang di Lembah Anai. (Dok. Polisi)
Identitas 7 Korban Kecelakaan Travel Pekanbaru-Padang Masuk Jurang di Lembah Anai, Ada yang Patah Tulang!
Travel Pekanbaru-Padang masuk jurang di Lembah Anai. (Dok. Istimewa)
Kronologi Travel Pekanbaru-Padang Masuk Jurang 50 Meter di Lembah Anai, Semua Korban Luka-luka
Minibus Masuk Jurang di Lembah Anai, 7 Korban Dievakuasi
Minibus Masuk Jurang di Lembah Anai, 7 Korban Dievakuasi
Perang: Algoritma Kiamat Etika
Perang: Algoritma Kiamat Etika