Gubernur Sumbar Tanda Tangani Kesepakatan dengan Bupati dan Wali Kota

Gubernur Sumbar Tanda Tangani Kesepakatan dengan Bupati dan Wali Kota

Gubernur Sumbar menandatangani kesepakatan dengan bupati dan wali kota. (Foto: Pemko Pariaman/pariamankota.go.id)

Langgam.id - Gubernur Irwan Prayitno menandatangani kesepakatan dengan bupati dan wali kota se-Sumatra Barat (Sumbar), Rabu (26/2/2020). Pendatanganan itu, untuk meningkatkan kerja sama daerah di Sumbar.

Irwan Prayitno mengatakan hal ini dilakukan sebagai landasan regulasi kerja sama antara Pemprov Sumbar dengan Kabupaten/Kota yang ada, baik dalam pemberian bantuan dan kegiatan lainnya.

“Rapat Koordinasi pemerintah provinsi Sumbar dengan pemerintah kabupaten dan kota yang ada di Sumbar ini, adalah perdana di tahun 2020. Kita harap, dengan ditandatanganinya kesepakatan bersama ini, akan memudahkan kita untuk melakukan sesuatu yang bermanfaat dan dirasakan oleh masyarakat. Tanpa harus takut dengan regulasi yang ada”, ujarnya, sebagaimana dilansir situs resmi Pemko Pariaman.

Pada kesempatan ini, Gubernur Sumbar dua periode ini juga memberikan buku Pedoman Pengalam Adat Basandi Syara’-Syara’ Basandi Kitabullah, kepada seluruh bupati dan wali kota yang hadir.

“Misi pertama pemerintah provinsi Sumbar adalah meningkatkan tata kehidupan yang harmonis, agamais, beradat dan berbudaya. Berdasarkan falsafah ‘Adat Basandi Syara’-Syara’ Basandi Kitabullah’. Untuk itu, Pemprov Sumbar di awal 2020 ini menyelesaikan buku ini," katanya.

Menurut gubernur, saat ini Adat Basandi Syara’-Syara’ Basandi Kitabullah, dapat dilihat hanya sebagai simbol saja. "Banyak para orangtua tidak memberikan contoh yang baik kepada generasi muda. Generasi muda pun sibuk dengan dunia yang mereka geluti, tanpa kaedah agama dan budaya," ujarnya.

Gubernur yang didampingi didampingi Wakil Gubernur Nasrul Abit mengatakan, tidak mau falsafah Minang itu hanya tertulis di buku saja. Tetapi, ia berharap jadi gerakan.

Wali Kota Pariaman Genius Umar menyambut baik kesepakatan bersama tersebut. “Hal ini akan menjadi bentuk kerjasama yang saling terintegrasi. Mulai dari masing-masing daerah dan dengan Pemprov Sumbar. Kita harap kerjasama ini nantinya akan membawa dampak yang positif bagi kemajuan daerah, baik di tingkat Kabupaten/Kota maupun Pempro Sumbar nantinya”, ujarnya. (*/SS)

Baca Juga

Pemprov Sumbar Raih Penghargaan Pendukung Program Kota Wakaf
Pemprov Sumbar Raih Penghargaan Pendukung Program Kota Wakaf
HUT Kemerdekaan RI ke-75
Pemprov Sumbar Gelar Festival Anak di Daerah Terdampak Bencana Meriahkan HUT RI ke 79
Terkait Pembukaan Jalan Lembah Anai, Gubernur Minta Masyarakat Sabar Menunggu
Terkait Pembukaan Jalan Lembah Anai, Gubernur Minta Masyarakat Sabar Menunggu
Resmikan Pabrik Kedua Pengolahan CPO, Gubernur Sumbar Apresiasi PT PRC
Resmikan Pabrik Kedua Pengolahan CPO, Gubernur Sumbar Apresiasi PT PRC
Pemprov Jelaskan Angka Kemiskinan Sumbar Naik Karena Dampak Bencana
Pemprov Jelaskan Angka Kemiskinan Sumbar Naik Karena Dampak Bencana
Sebanyak 48 kepala desa di Kota Pariaman diperpanjang masa jabatannya dari sebelumnya 6 tahun menjadi 8 tahun. Penjabat Wali Kota Pariaman,
Masa Jabatan 48 Kepala Desa di Kota Pariaman Diperpanjang