Gubernur Sumbar Lantik 103 Pejabat Fungsional Tahap Dua

Gubernur Sumbar Lantik 103 Pejabat Fungsional Tahap Dua

Pelantikan 103 pejabat fungsional oleh Gubernur Sumbar. [Foto: MC Prov Sumbar]

Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Gubernur Sumbar Lantik 103 Pejabat Fungsional Tahap Dua.

Langgam.id – Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Mahyeldi melaksanakan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan 103 orang pejabat struktural menjadi pejabat fungsional, Senin (30/5/2022).

Mereka yang dilantik merupakan pejabat struktural eselon IV. Kegiatan itu berlangsung di Aula Kantor Gubernuran setempat.

Upacara pelantikan dan sumpah jabatan disaksikan oleh Asisten Administrasi Umum Pemprov Sumbar Andri Yulika, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sumbar Ahmad Zakri, Kepala Biro Organisasi Setprov Sumbar Fitriati, dan para Kepala dinas (OPD) terkait.

“Pengangkatan PNS dalam jabatan fungsional dan penyetaraan dalam jabatan ini, dilaksanakan dengan dasar Permenpan RB Nomor 17 tahun 2021 tentang Penyetaraan Jabatan Administrasi ke Dalam Jabatan Fungsional,” kata Mahyeldi.

Menurutnya, penyederhanaan jabatan struktural menjadi fungsional ini dilakukan agar tercipta iklim birokrasi dinamis dan profesional.

“Yang kita lihat selama ini, sistem kerja tidak efektif karena panjangnya jalur birokrasi yang dilalui,” katanya.

Mahyeldi juga menyebut, selain memangkas panjangnya jalur birokrasi, penyederhanaan itu dilakukan untuk memudahkan para ASN melakukan pelayanan prima kepada masyarakat.

Pelayanan harus menjadi semangat bersama dalam menciptakan iklim birokrasi yang lebih adaptif, inovatif, dan responsif.

Lebih lanjut, Mayeldi menilai, selama ini banyak para pejabat yang mengira jika menjadi pejabat fungsional tidak menarik. Pejabat berasumsi banyak keuntungan yang didapat ketika menjadi pejabat fungsional.

“Pejabat fungsional kini memiliki kesempatan yang sama dengan pejabat struktural. Lalu para pejabat fungsional ahli muda pun tetap memiliki peluang untuk mengisi jabatan administrator,” ungkapnya.

Gubernur juga menyebut, keuntungan lain, ketika menjadi pejabat fungsional, memiliki peluang mendapatkan pangkat dan golongan yang lebih tinggi. Serta, katanya, mendapat peluang pensiun di usia 60 tahun.

“Ini juga berlaku pada fungsional jenjang madya,” katanya sembari berharap para ASN yang baru dilantik melakukan perubahan pola pikir dam pola kerja agar lebih profesional.

Diketahui sebelumnya, Pemprov Sumbar telah melakukan pelantikan pejabat fungsional dari hasil penyetaraan tahap pertama pada 31 Desember 2021 lalu.

Baca juga: Gubernur Lantik 16 Pejabat Tinggi Pratama di Lingkungan Pemprov Sumbar

Sekarang, lanjutnya, dilaksanakan berdasarkan persetujuan Menteri Dalam Negeri Nomor 800/3440/OTDA tanggal 24 Mei Tahun 2022 tentang Persetujuan Penyederhanaan Struktur Organisasi dan Penyetaraan Jabatan tahap dua di lingkungan Pemprov Sumbar.

Dapatkan update berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update, caranya klik https://t.me/langgamid, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca Juga

274 Gerai Koperasi Merah Putih Siap Beroperasi di Sumbar, Tembus Empat Besar Nasional
274 Gerai Koperasi Merah Putih Siap Beroperasi di Sumbar, Tembus Empat Besar Nasional
KMM Jaya mendesak penghentian semua aktivitas tambang emas ilegal di Sumbar. (Dok. Istimewa)
KMM JAYA Desak Penutupan Tambang Emas Ilegal di Sumbar, Surati Satgas PKH hingga Kapolri
Miliaran Rupiah Pengadaan Barang Mewah di Rumah Dinas Vasko Ruseimy
Miliaran Rupiah Pengadaan Barang Mewah di Rumah Dinas Vasko Ruseimy
Anggaran Disorot, Pemprov Sumbar: Semua Transparan dan Bisa Dipantau!
Anggaran Disorot, Pemprov Sumbar: Semua Transparan dan Bisa Dipantau!
Rumah dinas wakil gubernur Sumatra Barat Vasko Ruseimy di Jalan Flamboyan Padang Barat
Penjelasan Pemprov Proyek Sumur Bor Rp250 Juta di Rumah Dinas Wagub
Pemprov Sumbar menyiapkan anggaran Rp885 juta untuk renovasi rumah dinas Sekda. Di luar itu juga ada anggaran pemeliharaan senilai Rp90 juta.
Anggaran Renovasi Rumah Dinas Sekda Sumbar Capai Rp800 Juta Lebih