Gempa Magnitudo 4,0 Guncang Bonjol Pasaman

Gempa bonjol

Gempa guncang Bonjol, Pasaman [dok.BMKG]

Langgam.id – Gempa bumi dengan magnitudo 4,0 terjadi di Bonjol, Kabupaten Pasaman, Sumatra Barat (Sumbar). Pusat gempa itu berada di laut.

Berdasarkan informasi yang disampaikan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, gempa terjadi pada Senin (4/10/2021) pukul 03.17 WIB. Lokasi gempa berada di koordinat 0.01 lintang utara, 100.14 bujur timur.

“Gempa 5 kilometer barat laut Bonjol Pasaman, Sumbar,” tulis BMKG.

BMKG menyebut pusat gempa berada di kedalaman 10 kilometer. Namun gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

Baca juga: 12 Tahun Gempa di Sumbar, Wako Padang: Kita Harus Bertafakur

BMKG juga tidak menyebut di daerah mana saja getaran akibat gempa itu dirasakan.

Dua hari sebelumnya, pada Sabtu (2/10/2021), gempa magnitudo 3,5 juga terjadi di Air Bangis, Kabupaten Pasaman Barat.

Gempa terjadi pukul 17.22 WIB. Lokasi gempa berada di koordinat 0.22 lintang utara, 99.58 bujur timur.

“22 kilometer timur laut Air Bangis, Pasaman Barat, Sumbar,” tulis BMKG.

Pusat gempa berada di kedalaman 2 kilometer. Namun tidak berpotensi tsunami.

Baca Juga

Aktivitas gempa bumi di Sumatra Barat meningkat dalam sepekan terakhir. BMKG mencatat, pada periode 10-16 Oktober 2025 terdapat 57 kali
Gempa M4,7 Guncang Bonjol Pasaman
BMKG: Waspadai Cuaca Ekstrem di Sumbar
BMKG: Waspadai Cuaca Ekstrem di Sumbar
Padang masuk dalam 10 besar daerah dengan curah hujan tertinggi di Indonesia. Berdasarkan data BPS, Padang berada di peringkat delapan dengan
Hujan Ekstrem Kembali Guyur Sumbar Pagi Ini, Area Kayu Tanam Tembus 245 mm
Info Terkini Banjir Bandang Lubuk Minturun: 3 Orang Meninggal
Info Terkini Banjir Bandang Lubuk Minturun: 3 Orang Meninggal
Sejumlah daerah di Sumatra Barat (Sumbar) berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat tiga hari ke depan, Sabtu-Senin.
Berikut Wilayah Terpapar Prakiraan Hujan Lebat Menurut BMKG Hingga Beberapa Waktu ke Depan
Bencana Berulang Kearifan Terlupa, Lalu Alam Menghukum
Bencana Berulang Kearifan Terlupa, Lalu Alam Menghukum