Gempa Magnitudo 3,7 di Bukittinggi, BMKG: Akibat Sesar Sumatra Segmen Sianok

Ilustrasi gempa, gempa subduksi, gempa kecil mentawai, 15 gempa

Ilustrasi gempa. (langgam.id)

Langgam.id – Gempa bumi dengan magnitudo 3,7 terjadi di Bukittinggi, Sumatra Barat (Sumbar). Gempa itu berada di kedalaman 3 kilometer.

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas Sesar Sumatra segmen Sianok,” kata Kepala Stasiun Geofisika Padang Panjang, Irwan Slamet, Jumat (21/5/2021).

Berdasarkan informasi yang disampaikan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 16.57 WIB. Pusat gempa berada di koordinat 0.20 Lintang Selatan, 100.32 Bujur TImur atau 12 kilometer barat laut Bukittinggi.

“Guncangan gempabumi ini dirasakan di Bukittinggi, Agam III-IV MMI, Padang Panjang II MMI” kata Irwan.

Hingga pukul 17.13 WIB, BMKG belum mencatat adanya aktivitas gempa susulan. Masyarakat diminta tak terpengaruh pada isu liar terkait gempa ini.

“Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami,” ungkap Irwan. (ABW)

 

Baca Juga

Tutup 2025, Fikrul Hanif Sufyan Luncurkan “Fort de Kock dan Depresi Ekonomi”
Tutup 2025, Fikrul Hanif Sufyan Luncurkan “Fort de Kock dan Depresi Ekonomi”
Aktivitas gempa bumi di Sumatra Barat meningkat dalam sepekan terakhir. BMKG mencatat, pada periode 10-16 Oktober 2025 terdapat 57 kali
Gempa M4,7 Guncang Bonjol Pasaman
Pemko Padang bakal menggelar simulasi gempa dan tsunami pada 5 November 2025 mendatang. Simulasi gempa dan tsunami ini diadakan
Pemko Padang Gelar Simulasi Gempa dan Tsunami pada 5 November di 8 Kecamatan
Langkah Gemilang Menuju Pengakuan Bukittinggi Kota Perjuangan
Langkah Gemilang Menuju Pengakuan Bukittinggi Kota Perjuangan
BMKG mencatat terdapat sebanyak 13 kali gempa bumi terjadi di Sumatra Barat (Sumbar) dan sekitarnya selama periode 23-29 Mei 2025.
13 Gempa Terjadi di Sumbar Sepekan Terakhir, Tiga Kali Dirasakan
Jumlah narapidana yang meninggal akibat minuman oplosan di Lapas Kelas II A Bukittinggi, Sumbar, terus bertambah, kini menjadi empat
Napi Meninggal Akibat Minuman Oplosan Jadi 4 Orang, Ditjenpas Sumbar Bentuk Tim Internal