Gempa Magnitudo 3,3 di Bukittinggi Kagetkan Pengunjung Hotel

Ilustrasi gempa, gempa subduksi, gempa kecil mentawai, 15 gempa

Ilustrasi gempa. (langgam.id)

Langgam.id – Gempa dengan magnitudo 3,3 terjadi di Bukittinggi, Sumatra Barat (Sumbar). Gempa tersebut sempat membuat kaget warga di daerah itu.

Beradasarkan informasi yang disampaikan BMKG, gempa terjadi pada Kamis (6/5/2021) pukul 13.52 WIB. Pusat gempa berada di koordinat 0.29 lintang selatan,100.26 bujur timur.

“12 kilometer barat laut Bukittinggi, Sumbar. Kedalaman 10 kilometer,” tulis BMKG.

Gampa tersebut dirasakan sekitar lima detik. Meski tidak berlangsung lama, getaran gempa terasa cukup kuat.

“Gempanya kuat tapi cuma sebentar. Orang-orang tidak terlalu panik,” kata salah satu pengunjung Hotel Balcone Bukittinggi, Rizca, saat dihubungi.

Dia mengaku sempat kaget akibat getaran gempa itu. Bahkan dia dan beberapa pengunjung hotel lain sempat keluar untuk mengamankan diri.

“Yang lain bilang ada gempa, saya langsung keluar,” ujarnya. (*ABW)

Baca Juga

Wagub Vasko Dorong Sumbar Jadi Daerah Istimewa, Angkat Peran Bukittinggi dan PDRI dalam Sejarah RI
Wagub Vasko Dorong Sumbar Jadi Daerah Istimewa, Angkat Peran Bukittinggi dan PDRI dalam Sejarah RI
Ahli Geologi Sumatra Barat (Sumbar), Ade Edward meminta masyarakat untuk selalu memantau perkembangan dari gempa terkait dengan evakuasi
BMKG: Gempa Bermagnitudo 4,7 Guncang Padang Dipicu Sesar Mentawai 
Tiga kali gempa beruntun terjadi di Sumatra Barat pada Jumat (2/5/2025). Dua kali mengguncang Padang Panjang dan satu kali terjadi
Gempa M 4,7 Guncang Padang hingga Kagetkan Warga 
Dinilai Masih Kurang, Pemerintah Diminta Lengkapi Infrastruktur Mitigasi Bencana
Gempa Magnitudo 4,3 Guncang Padang dan Padang Pariaman, Ini Penjelasan BMKG
Buntut Tahanan Kabur, Propam Polda Sumbar Periksa Sejumlah Personel Polsek Lubuk Begalung
Heboh Dugaan Pungli dan Aksi Polantas “Koboi” di Bukittinggi, Ini Kata Polisi 
Tutup 2025, Fikrul Hanif Sufyan Luncurkan “Fort de Kock dan Depresi Ekonomi”
Tutup 2025, Fikrul Hanif Sufyan Luncurkan “Fort de Kock dan Depresi Ekonomi”