Gempa Bumi Magnitudo 3,5 di Bukittinggi, Ini Pusatnya

Ilustrasi gempa, gempa subduksi, gempa kecil mentawai, 15 gempa

Ilustrasi gempa. (langgam.id)

Langgam.id – Gempa bumi dengan magnitudo 3,5 terjadi Bukittinggi, Sumatra Barat (Sumbar). Gempa tersebut berada di kedalaman 3 kilometer.

Berdasarkan informasi yang disampaikan BMKG, gempa terjadi pada Kamis (27/5/2021) pukul 14.45 WIB. Pusat gempa berada di koordinat 0.30 Lintang Selatan,100.28 Bujur Timur

“9 kilometer Barat Laut Bukittinggi Sumbar, Kedalaman 3 kilometer,” tulis BMKG.

Belum ada laporan sejuah mana getaran akibat gempa dirasakan. Namun lokasi gempa itu hampir sama dengan pusat gempa yang terjadi akhir pekan lalu.

Sebelumnya sebanyak 10 gempa bumi terjadi di Bukittinggi sejak 21 sampai 23 Mei 2021. Gempa pada akhir pekan itu dipicu aktivitas Sesar Sumatera segmen Sianok.

“Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas Sesar Sumatera segmen Sianok,” kata Kepala Stasiun Geofisika Padang Panjang, Irwan Slamet, dalam keterangannya. (ABW)

Baca Juga

Wagub Vasko Dorong Sumbar Jadi Daerah Istimewa, Angkat Peran Bukittinggi dan PDRI dalam Sejarah RI
Wagub Vasko Dorong Sumbar Jadi Daerah Istimewa, Angkat Peran Bukittinggi dan PDRI dalam Sejarah RI
Ahli Geologi Sumatra Barat (Sumbar), Ade Edward meminta masyarakat untuk selalu memantau perkembangan dari gempa terkait dengan evakuasi
BMKG: Gempa Bermagnitudo 4,7 Guncang Padang Dipicu Sesar Mentawai 
Tiga kali gempa beruntun terjadi di Sumatra Barat pada Jumat (2/5/2025). Dua kali mengguncang Padang Panjang dan satu kali terjadi
Gempa M 4,7 Guncang Padang hingga Kagetkan Warga 
Dinilai Masih Kurang, Pemerintah Diminta Lengkapi Infrastruktur Mitigasi Bencana
Gempa Magnitudo 4,3 Guncang Padang dan Padang Pariaman, Ini Penjelasan BMKG
Buntut Tahanan Kabur, Propam Polda Sumbar Periksa Sejumlah Personel Polsek Lubuk Begalung
Heboh Dugaan Pungli dan Aksi Polantas “Koboi” di Bukittinggi, Ini Kata Polisi 
Tutup 2025, Fikrul Hanif Sufyan Luncurkan “Fort de Kock dan Depresi Ekonomi”
Tutup 2025, Fikrul Hanif Sufyan Luncurkan “Fort de Kock dan Depresi Ekonomi”