Gelontoran Dana Infrastruktur dari Pusat, Mahyeldi: Sekali Lagi Karena Sinergisitas

Langgam.id – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Mahyeldi Ansharullah memastikan gelontoran dana dari pusat untuk perbaikan infrastruktur Sumbar berkat sinergisitas Pemprov dan Pemda Kabupaten/Kota.

Ia mengatkan upaya Pemprov bersama 14 Kabupaten dan Kota dalam meningkatkan kualitas infrastruktur jalan membuahkan hasil. Hal ini ditandai dengan dialokasikannya dana pusat mencapai Rp 478,6 miliar dari Program Inpres Jalan Daerah (IJD) Kementerian PUPR tahun 2024 untuk peningkatan kualitas jalan daerah di Sumbar.

Mahyeldi mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan tersebut. Menurutnya, raihan ini merupakan hasil dari kerja keras dan sinergi yang solid antara Pemprov Sumbar bersama 14 kabupaten/kota dalam mencari sumber dana di luar APBD untuk membangun Ranah Minang tercinta.

Lampiran Gambar

“Alhamdulillah, usulan kita untuk pembangunan jalan disetujui. Hampir setengah Triliun alokasi yang kita dapat dari Pemerintah Pusat. Ini berkat gencarnya upaya kita bersama kabupaten kota dalam membangun sinergitas dengan Pemerintah Pusat,” ungkap Mahyeldi beberapa waktu lalu.

Adapun ruas-ruas jalan yang akan menggunakan dana IJD 2024 itu diantaranya, Jalan Bawan Tuo-Padang Bio-bio dengan anggaran sebesar Rp11 miliar, Jalan Kampung Ladang-Sei Gimbar Ganting (Rp11,9 miliar), Preservasi Jalan Ekowisata Bukit Cambai (Rp7,3 miliar).

Kemudian, Pembangunan Jembatan Lubuk Pauh dengan anggaran sebesar Rp27,9 miliar, Jalan Batas Kota Payakumbuh-Sitangkai (Rp49,2 miliar), Batas Kota Payakumbuh-Sitangkai paket 2 (Rp49,4 miliar). Jalan Simpang Silaut III-Silaut III (Rp39,3 miliar).

“Ditambah Jalan Piobang Koto-Panjang dan Jalan Tanjung Pati-Simalanggang (Rp24,9 miliar). Jalan Simpang III Rumbai-Muara Tais (Rp34,8 miliar). Juga ada Jalan Tanjung Bonai Aur-Tamparungo (Rp16,8 miliar),” kata Kepala Bappeda Sumbar Medi Iswandi terpisah.

Lampiran Gambar

Lalu, Jalan Simpang Tiga Alin-Paraman Ampalu (Rp152 miliar), Jalan M. Hatta (Rp28 miliar), Jalan Lubuk Pinang-Perumnas Talimato (Rp23,9 miliar), Jalan Sungai Rumbai-Batas Solok Selatan (Rp47,3 miliar).

Begitu juga untuk jalan, Rimbo Data-Kapujan (Rp43,4 miliar), Jalan S. Sungkai-Log Batu Sandi/Batas Kabupaten Dharmasraya (Rp48,7 miliar) dan pembangunan Jalan Lingkar Utara Kota Solok (Rp62,4 miliar).

“Rincian tersebut berdasarkan data IJD Kementerian PUPR untuk Tahun 2024 yang akan dikerjakan oleh Balai Pelaksana Jalan Nasional,” kata Medi.

Medi menegaskan, proses alokasi dana IJD itu tidak instan. “Proses pengusulan pembiayan IJD tidak instan, butuh beberapa tahapan dan mekanisme resmi,” kata Medi. (*/Fs)

Tag:

Baca Juga

Langgam.id - Klasemen sementara untuk putaran pertama Liga 2 musim 2022, Semen Padang FC masih bertahan di posisi ketiga.
Rumor Sejumlah Pemain Asing Merapat ke Semen Padang FC, Ini Respons Suporter 
Semen Padang FC memastikan berpisah dengan pelatih, Hendri Susilo. Keputusan itu diambil usai Semen Padang FC kalah dari Malut United 1-2
Spartack: Semen Padang FC Butuh Sosok Pemimpin di Lapangan Seperti Hengki Ardiles
Pemain Semen Padang FC saat sesi latihan beberapa waktu lalu
Semen Padang FC Butuh Kombinasi Pemain Timur
UIN Imam Bonjol Padang berhasil meraih predikat sebagai salah satu kampus keagamaan Islam terbaik di Indonesia. Berdasarkan sistem admin
Kejati Sumbar: Pejabat UIN IB Padang Diduga Terima Uang Gratifikasi Rp500 Juta Pembangunan Kampus III
Jelang Renovasi GOR Haji Agus Salim Padang, Sekretariat Cabor Mulai Direlokasi
Jelang Renovasi GOR Haji Agus Salim Padang, Sekretariat Cabor Mulai Direlokasi
Pansus DPRD Limapuluh Kota Rekomendasikan Surau dan Didikan Subuh Masuk Ranperda Pesantren
Pansus DPRD Limapuluh Kota Rekomendasikan Surau dan Didikan Subuh Masuk Ranperda Pesantren