Gelar Perkara Tragedi Sound System ‘Maut’, Polisi Segera Tetapkan Tersangka

Gelar Perkara Tragedi Sound System 'Maut', Polisi Segera Tetapkan Tersangka

Lokasi jatuhnya rangkaian sound system dan speaker di Lapangan GOR Khatib Sulaiman, Kota Padang Panjang telah dilingkari garis polisi (ist)

Langgam.id – Kepolisian Resor (Polres) Padang Panjang bakal segera menetapkan tersangka atas insiden jatuhnya rangkaian sound system dan speaker di Lapangan GOR Khatib Sulaiman, Kota Padang Panjang, Sumatra Barat (Sumbar). Penetapan para tersangka akan dilakukan setelah gelar perkara selesai dilakukan.

“Sekarang kami sedang melakukan gelar perkara, ini sedang berlangsung. Nanti setelah gelar perkara, baru bagaimana duduk pasal dan penyebab jatuhnya. Begitu pun untuk penetapan tersangka,” ujar Kasat Reskrim Polres Padang Panjang AKP Hidup Mulya saat dihubungi langgam.id, Rabu (28/8/2019).

Sampai saat ini, pihaknya masih melakukan penyelidikan. Termasuk mengumpulkan bahan dan keterangan (pulbaket) dalam insiden jatuhnya rangkai sound system dan speaker ‘maut’ tersebut.

“Kami masih tahap proses dan pulbaket ya. Beberapa saksi-saksi di tempat kejadian perkara (TKP) sudah dimintai keterangan. Tapi kami masih belum bisa menyimpulkan adanya unsur kelalaian. Kami minta bersabar dulu,” ujarnya.

Sebelumnya, Polres Padang Panjang mengklaim telah memeriksa sebanyak enam orang dalam kasus ini. Mereka terdiri dari orang yang bertanggungjawab dalam kegiatan Kemah Budaya Nasional (KBN) ke-X 2019. Di antaranya seperti pihak even organizer dan panitia acara.

“Kami sudah meminta keterangan beberapa orang yang bersangkutan dengan acara ini (KBN). Ada enam orang, mulai dari pemilik Cebek Sound, panitia penyelenggara, dan pekerja yang bertugas memasang panggung,” ujarnya.

Seperti diketahui, kasus jatuhnya rangkaian sound system dan speaker milik even organizer Cebek Sound ini menimpa lima orang korban, satu di antaranya dinyatakan meninggal. Peristiwa ini terjadi pada Minggu (25/8).

Korban meninggal adalah Rara Rizkyatul Hanif (12 tahun) merupakan murid SDN 03 Guguk Malintang, Kecamatan Batipuh, Kabupaten Tanah Datar. Sedangkan empat orang lainnya mengalami luka dan patah tulang.

Korban yang mengalami luka-luka dan patah tulang dlantara lain Niesya Defina Putri (11 tahun) dan Adina Raisa Claresta (11 tahun). Dua korban ini juga tercatat sebagai murid SDN 03 Guguk Malintang.

Korban lainnya adalah Afrirona (27), staf TU di SDN 03 Guguk Malintang dan Afririani (28), guru honorer di SD tersebut. Dua korban ini telah menjalani operasi latah tulang di Rumah Sakit Khusus Bedah (RSKB) Kartika Docta Padang.

Rangkaian sound system dan speaker ini bagian dari perhelatan KBN ke-X yang berlangsung di Kota Padang Panjang yang telah dibuka hari ini, Senin (26/8) yang akan berlangsung selama tiga hari. Sedangkan peristiwa ini terjadi saat para peserta penari sedang melakukan gladi resik untuk tampil dalam pembukaan acara. (Irwanda/RC)

Baca Juga

10 Orang Meninggal di Jalan Padang Panjang Kurun Waktu 7 Bulan Terakhir
10 Orang Meninggal di Jalan Padang Panjang Kurun Waktu 7 Bulan Terakhir
Truk mogok di badan jalan pemicu kemacetan di jalur Padang-Bukittinggi, tepatnya di kawasan Silaing. (Dok. Istimewa)
Jalur Padang-Bukittinggi Macet Gegara Truk Mogok di Silaing, Kini Kembali Normal
ilustrasi kecelakaan
Diduga Rem Blong, Truk Bawa Alat Berat Masuk Parit di Silaiang Bawah
Jalur Lembah Anai Mulai Hari Ini Sudah Bisa Dilalui Semua Jenis Kendaraan
Jalur Lembah Anai Mulai Hari Ini Sudah Bisa Dilalui Semua Jenis Kendaraan
Cerita Pengendara Terjebak Macet 1,5 Jam Akibat Pengaspalan Jalan di Lembah Anai
Cerita Pengendara Terjebak Macet 1,5 Jam Akibat Pengaspalan Jalan di Lembah Anai
Lalu Lintas di Lembah Anai Lancar Siang Ini, Sistem Buka Tutup Antisipasi Kepadatan
Lalu Lintas di Lembah Anai Lancar Siang Ini, Sistem Buka Tutup Antisipasi Kepadatan