Gandeng BPOM, Pemko Padang Bakal Sidak Penyedia Parsel dan Pasar Pabukoan

Gandeng BPOM, Pemko Padang Bakal Sidak Penyedia Parsel dan Pasar Pabukoan

Ilustrasi kado dan parsel. (Foto: pixabay.com)

Langgam.id – Pemerintah Kota Padang bakal segera melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke toko penyedia parcel dan pasar pabukoan guna memastikan tidak ada produk kadaluarsa dan produk berbahaya yang dijual. Sidak itu bakal menggandeng Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Apalagi, menjelang lebaran, banyak swalayan ataupun toko yang menawarkan berbagai paket parsel maupun hampers lebaran kepada masyarakat. Salah satunya di Kota Padang, hampir di sebagian besar swalayan hingga pusat perbelanjaan, menawarkan berbagai jenis parsel.

“Direncanakan akan menggandeng Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) bersama Dinas Kesehatan, untuk melakukan sidak parsel. Pemko Padang berkomitmen memberikan perlindungan bagi warga,” katanya, dilansir dari Infopublik, Sabtu (30/3/2024).

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Syahendri Barkah mengatakan pihaknya juga akan melakukan sidak parsel H-10 menjelang lebaran bersama BPOM dan Dinas Kesehatan untuk memastikan tidak ada produsen yang menjual parsel yang memasuki bahkan sudah kedaluwarsa.

“Selain itu, juga telah melakukan sidak ke ‘Pasar Pabukoan’ yang ada di Padang bersama BPOM, seperti RTH Imam Bonjol, Pasar Lubuk Buaya dan lainnya. Alhamdulillah sejauh ini tidak ada ditemukan makanan yang mengandung bahan berbahaya,” pungkasnya. (*/Fs)

Tag:

Baca Juga

Pelatih Semen Padang Fc Nil Maizar
Manajemen Pecat Pelatih Semen Padang FC Nil Maizar
Semen Padang Fc Kalah Tipis 0-1 dari PSPS Riau
Semen Padang Fc Kalah Tipis 0-1 dari PSPS Riau
Babak Pertama Semen Padang vs PSPS Berakhir Tanpa Gol
Babak Pertama Semen Padang vs PSPS Berakhir Tanpa Gol
Semen Padang FC
Hadapi PSPS Riau, Semen Padang FC Turunkan Spasojevic Sejak Menit Awal
Kemenag Sumbar Salurkan Donasi Rp158 Juta untuk Palestina
Kemenag Sumbar Salurkan Donasi Rp158 Juta untuk Palestina
5.427 WNA Gunakan Kereta Api di Sumbar hingga Agustus 2026
5.427 WNA Gunakan Kereta Api di Sumbar hingga Agustus 2026