LANGGAM.ID– Tim gabungan mengevakuasi tiga jenazah korban galodo beserta longsor di kawasan jembatan kembar, Silaing Bawah, Padang Panjang pada hari ketiga setelah kejadian. Total korban meninggal akibat bencana tersebut menjadi 10 orang.
Dua jenazah ditemukan di dalam sebuah mobil, sementara satu korban lainnya berada tidak jauh dari lokasi longsoran di area Mega Mendung. “Seluruh korban belum dapat diidentifikasi dan telah dibawa ke RSUD Padang Panjang untuk proses lebih lanjut,” ujar Wakil Wali Kota Padang Panjang Alex Saputra saat dihubungi, Sabtu (29/11/2025).
Selain mengevakuasi korban, tim gabungan juga berhasil mengangkat satu unit mobil Toyota Innova berwarna silver yang ringsek berat akibat tertimpa material longsor.
“Upaya penyisiran masih terus dilakukan di sepanjang akses Jembatan Kembar untuk memastikan tidak ada korban lain yang tertinggal,” ujar Alex.
Ia menyebutkan, salah satu jembatan di lokasi kini sudah dapat dilalui kendaraan, sementara akses lainnya masih ditutup karena proses pembersihan material masih berlangsung.
Sementara itu, Kapolres Padang Panjang, AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro mengungkapkan, korban yang ditemukan saat ini berada di RSUD Padang Panjang, sedang diadakan proses identifikasi oleh Tim DVI gabungan.
Tim DVI Padang Panjang terdiri dari Biddokkes, dari Reskrim Polres Padang Panjang bidang identifikasi, dan dari RSUD.
“Kepada masyarakat yang keluarganya mungkin terkena sapuan bencana banjir bandang di Jembatan Kembar Silaing Bawah dan saat ini belum ditemukan, bisa mencari informasi di ruang jenazah RSUD,” ujarnya. (fx)






