Forum Kepala SMA Sumbar: Penggundulan Pembina Pramuka, Cederai Profesi Guru

Forum Kepala SMA Sumbar: Penggundulan Pembina Pramuka, Cederai Profesi Guru

Ilustrasi - guru. (Gambar: Geralt/pixabay.com)

Langgam.id – Forum Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Provinsi Sumatra Barat mengecam penggundulan kepala pembina pramuka SMP Negeri 1 Turi Sleman, Yogyakarta. Penggundulan pembina yang juga guru tersebut oleh oknum polisi, dinilai mencederai profesi guru.

Demikian pernyataan sikap Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Provinsi Sumatera Barat, yang diterima Langgam.id, Jumat (29/2/2020) malam. Pernyataan itu terkait permasalahan hukum pembina Pramuka SMPN 1 Turi Sleman, menyusul meninggalnya sejumlah siswa dalam kegiata Pramuka.

Ketua MKSS SMA Sumbar Syafruddin dalam pernyataan itu meminta Kapolda Yogyakarta untuk memperlakukan pembina Pramuka SMPN 1 Turi secara manusiawi. Hal itu, menurutnya, sesuai MoU antara Kapolri dengan Pengurus Besar PGRI Nomor: B/3/I/2012 dan Nomor: 70/Um/PB/XX/2012 tanggal 26 Januari 2012 tentang Perlindungan Hukum Profesi Guru.

MKSS SMA Sumbar mengecam tindakan oknum polisi yang menggiring mereka tanpa alas kaki dan menggunduli kepala mereka. “Karena tindakan ini telah mencederai citra diri dan marwah mereka sebagai guru dan pendidik,” tulis Syafruddin.

MKSS SMA Sumbar mendukung Polda Yogyakarta melakukan proses hukum sesuai KUHP pasal 359 dan 360 kepada pembina Pramuka yang lalai dalam melaksanakan tugas sehingga mengakibatkan korban nyawa dan luka-luka pada siswa.

Forum tersebut juga meminta Mentrri Pendidikan dan Kebudayaan menugaskan pejabat yang relevan untuk melakukan investigasi secara menyeluruh terkait masalah tersebut. “Agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa depan,” tulisya.

MKSS Sumbar meminta pengurus organisasi profesi seperti PGRI, IGI, FAGI dan organisasi kepala sekolah untuk memberikan pendampingan hukum.

Forum ini juga mengimbau guru SMPN 1 Turi untuk tegar dan sabar menghadapi masalah ini. Juga berharap guru di seluruh Indonesia untuk menahan diri dan tidak terpancing oleh isu-isu yang banyak beredar.

Selain itu, juga menyampaikan bela sungkawa yang mendalam atas meninggalnya siswa SMP Negeri 1 Turi Sleman Yogyakarta. Serta mendoakan dan keluarga yang ditinggalkannya diberikan kesabaran oleh Allah SWT. (*/SS)

Tag:

Baca Juga

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti mengatakan bahwa revitalisasi sarana dan prasarana pendidikan di tiga
Percepat Pemulihan Layanan Pendidikan, 654 Sekolah Terdampak Bencana di Sumatra Direvitalisasi
Yayasan Pendidikan Gempita Sumatra Barat melakukan perjanjian kerja sama dengan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Padang
Penuhi Hak Warga Binaan, Yayasan Pendidikan Gempita Teken MoU dengan Lapas Kelas II A Padang
Evaluasi Pesantren Ramah Anak se Sumbar, Ar Risalah Padang jadi Tuan Rumah
Evaluasi Pesantren Ramah Anak se Sumbar, Ar Risalah Padang jadi Tuan Rumah
Sarjana Perlidahan: Kompetensi Kultural Abad ke-21
Sarjana Perlidahan: Kompetensi Kultural Abad ke-21
Miko Kamal
Tugas Penting Menunggu Kadis Pendidikan Baru
Langgam.id-pembelajaran tatap muka di sekolah
Ketika Anak Harus Memilih: Antara Belajar atau Bertahan Hidup