Ermaneli Dilantik Jadi PAW Anggota DPRD Sumbar Gantikan Nofrizon

InfoLanggam – Ketua DPRD Sumbar, Supardi mengambil sumpah anggota DPRD Sumatra Barat pengganti antar waktu (PAW) sisa jabatan 2019-2024, Ermaneli dalam rapat paripurna yang digelar pada Jumat (1/3/2024).

Paripurna dengan agenda peresmian dan pengambilan sumpah anggota DPRD Sumbar pengganti antar waktu sisa masa jabatan 2019-2024 dihadiri Gubernur Sumbar, unsur Forkopimda, Asisten dan kepala OPD di lingkungan Pemprov Sumbar.

Lampiran Gambar

Terhitung 1 Maret 2024, Ermaneli resmi memangku jabatan sebagai Anggota DPRD Sumbar menjadi anggota sebagai Pengganti Antar Waktu dari Nofrizon sisa masa jabatan Tahun 2019-2024.

Supardi mengatakan, saat ini anggota DPRD Sumbar sudah lengkap menjadi 65 orang usai Ermaneli resmi memangku jabatan sebagai anggota DPRD Sumbar.

Dengan lengkapnya anggota DPRD Sumbar ini terang Supardi, akan menjadikan DPRD semakin kuat dan semakin mampu melaksanakan tugas, fungsi, hak dan kewenangan sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah dan sekaligus sebagai representasi masyarakat.

Lampiran Gambar

Supardi berharap, Ermaneli dapat menjalankan amanah yang telah diberikan oleh masyarakat Sumbar dengan sebaik-baiknya.

Kemudian, memberikan kontribusi yang maksimal dan dapat meningkatkan kinerja lembaga DPRD dalam penyelenggaraan pemerintahan dan penataan masyarakat dï Sumbar ada sisa masa tugas Anggota DPRD Tahun 2019-2024.

"Atas nama Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Sumatra Barat, saya mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas di lembaga DPRD Provinsi Sumatra Barat," ujar Supardi.

Lampiran Gambar

Supardi menjelaskan, sesuai dengan ketentuan Pasal 112 ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2018, Anggota DPRD Pengganti Antar Waktu, menjadi anggota pada alat kelengkapan dari anggota DPRD yang digantikannya.

"Yaitu sebagai anggota Komisi III Bidang Keuangan dan juga sebagai anggota Badan Anggaran DPRD Provinsi Sumatra Barat," ucapnya.

Supardi mengingatkan, sebelum berakhirnya masa jabatan hingga 28 Agustus 2024, masih banyak tugas-tugas strategis yang harus diselesaikan. Tugas tersebut diantaranya pembahasan RTRW Provinsi Sumatra Barat Tahun 2024-2042.

Lampiran Gambar

Kemudian, pembahasan RPJPD Provinsi Sumatra Barat Tahun 2025-2045, LKPJ Kepada Daerah Provinsi Sumatra Barat Tahun 2023, Rancangan KUA-PPAS Tahun 2025 dan Rancangan Perubahan KUA dan Perubahan PPAS Tahun 2024.

"Tugas-tugas penting tersebut, harus diselesaikan sebelum berakhirnya masa bakti Anggota DPRD Provinsi Sumatra Barat Tahun 2019-2024, agar penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah tidak terganggu," ujarnya

Lampiran Gambar

Untuk itu, di sisa masa jabatan ini, Supardi mengajak untuk bersama sama memperkuat dan meningkatkan semangat dan etos kerja dari semua komponen yang terkait di lembaga DPRD Sumbar.

Selaku Pimpinan DPRD, ia sangat mengharapkan kepada seluruh Pimpinan dan Anggota DPRD, agar semua target kinerja yang telah ditetapkan sampai berakhirnya masa jabatan Anggota DPRD Provinsi Sumatra Barat tahun 2019-2024 dapat terpenuhi. (*/yki)

Baca Juga

Ketua DPRD Sumbar Supardi mengajak masyarakat untuk menghindari berbagai jenis sogokan dalam pemilihan calon kepala daerah. Menurutnya Kota
Ketua DPRD Sumbar Ajak Warga Payakumbuh Bijak dalam Menentukan Sikap dalam Pilkada
Bersama dengan perhatian Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia dalam menjalankan tugas-tugas dalam menilai dan melakukan pemeriksaan kegiatan kedewanan
Tingkatkan Sinergi Kabupaten/Kota, Forum Bagian Persidangan DPRD se-Sumbar Bakal Dibentuk
Meramaikan masjid dengan berbagai aktivitas kemasyarakatan, merupakan upaya untuk membentengi generasi muda dari maraknya pekat
Ketua DPRD Sumbar: Ramaikan Masjid Agar Bisa Bentengi Generasi Muda dari Pekat
Selama tahun 2023 hingga awal tahun 2024, kegiatan pengelolaan media sosial telah memberikan nuansa baru cara penyampaian informasi.
Kabag Persidangan Ingatkan Tim Kreatif DPRD Sumbar Terus Kembangkan Pemanfaatan IT dalam Pelayanan Publik
Ketua DPRD Sumbar, Supardi mengatakan batung merupakan SDA yang melimpah pada Kelurahan Ampangan Kapalo Koto, Kota Payakumbuh.
Ampangan Kapalo Koto Penghasil Batung Berkualitas, Supardi: Harus Dikelola Agar Jadi Komoditi Ekspor
Pengentasan kemiskinan merupakan persoalan sosial yang masih menjadi pekerjaan rumah untuk pemerintah daerah. Oleh sebab itu,
Ketua DPRD Sumbar: Pengentasan Kemiskinan Masih Jadi Pekerjaan Rumah Pemda