Dua Politisi PKS Berebut Jadi Ketua KONI Sumbar, Saling Klaim Dapat Restu Gubernur

Langgam.id- Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatra Barat bakal menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov), untuk memilih kepengurusan baru periode 2025-2029. 

Dua politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bakal berebut kursi Ketua KONI Sumbar. Mereka adalah Hamdanus dan Yohanes Wempi. 

Hamdanus pernah menjabat anggota DPRD Sumbar dari Fraksi PKS. Dia juga pernah diusung PKS menjadi calon Wakil Bupati Pesisir Selatan pada Pilkada 2020.

Sedangkan Yohanes pernah menjabat Ketua DPD PKS Padang Pariaman. Dia juga diusung PKS sebagai Caleg DPRD Sumbar periode 2024-2029.

Dua kader PKS itu mengklaim banyak mendapatkan dukungan dari berbagai insan olahraga. Termasuk, dukungan dari dari Gubernur Mahyeldi yang juga Ketua DPW PKS Sumbar. 

“Pak Gubernur 24 Januari lalu sudah menugaskan saya,” kata Hamdanus, Jumat (18/4/2025). 

Hamdanus rencana berduet dengan politisi Partai Gerindra Anandya Dipo Pratama, sebagai calon sekretaris KONI Sumbar. 

Ia mengaku Mahyeldi mengapresiasi dirinya, karena telah berpengalaman di bidang olahraga.

Hamdanus pernah menjadi Badan Audit Internal KONI Sumbar, Wakil Ketua hingga Plt Ketua KONI Sumbar. Tidak hanya itu, ia juga sebagai wakil kontingen Sumbar di PON Papua. 

“Buya (Mahyeldi) mendorong saya untuk ikut kompetisi ini. Berdasarkan pengalaman, tidak yang lain,” ujarnya. 

Hamdanus enggan berkomentar banyak terkait kandidat calon ketua KONI Sumbar lainnya yang juga kader PKS. Baginya, pemilihan Ketua KONI Sumbar adalah sebuah kompetisi.

“Tapi kompetensi yang sehat. Jual visi misi, program kita. Nyalakan lampu kita tanpa memadamkan lampu orang,” ujarnya. 

Yohanes Wempi mengatakan, juga tidak mempermasalahkan rekan satu partainya menjadi kompetitor.

“Saya penganut sistem demokrasi tulen, siapa pun yang maju memiliki hak. Apalagi seperti saya yang juga ketua cabor (cabang olahraga) tentu sangat berhak untuk maju,” ujarnya. 

Kata Yohanes, banyaknya yang maju sebagai calon ketua, menandakan Sumbar memiliki banyak pemimpin untuk memperbaiki KONI Sumbar ke depan. 

“Makin banyak yang maju makin baik, ini menandakan bahwa di sumbar kita punya stok pemimpin olahraga yg bisa hadir untuk perbaikan KONI Sumbar ke depan,” ujarnya.

Ia mengaku juga telah mendapatkan restu dari Gubernur Mahyeldi, untuk maju sebagai calon ketua KONI Sumbar. Yohanes bakal menggandeng anak Mahyeldi yang bernama Muhammad Taufiqur Rahman, sebagai ketua harian.

“Respon beliau positif, silahkan maju, nanti mana yang banyak dukungan cabor dan KONI kabupaten dan kota itu kita dukung,” ujarnya.

Ia mengaku, Mahyeldi juga berpesan untuk menjaga persatuan. “Pesan yang paling hebat yaitu jangan gara-gara pemilihan ketua KONI ini kita berpecah belah. Jaga persatuan,”ujarnya.

Baca Juga

Sekum KONI Sumbar Dukung Kesiapan Kota Solok Jadi Pembuka Porprov XVI 2026
Sekum KONI Sumbar Dukung Kesiapan Kota Solok Jadi Pembuka Porprov XVI 2026
PON Beladiri Diundur, KONI Sumbar: Menguntungkan Atlet yang Berlaga di Porprov 2026
PON Beladiri Diundur, KONI Sumbar: Menguntungkan Atlet yang Berlaga di Porprov 2026
The Arena of Maestro x Andalas Open Karate Championship, Ajang Persiapan Atlet Jelang Porprov Sumbar
The Arena of Maestro x Andalas Open Karate Championship, Ajang Persiapan Atlet Jelang Porprov Sumbar
Sempat Vakum 8 Tahun, Porprov Sumbar Kembali Digelar Oktober 2026
Sempat Vakum 8 Tahun, Porprov Sumbar Kembali Digelar Oktober 2026
Gubernur Sumbar Mahyeldi berfoto dengan peserta lomba khotbah Jumat dan Azan di Kota Padang. (Foto: Biro Humas Pemprov Sumbar)
Mahyeldi Dorong Lomba Khutbah Jumat dan Azan Tak Sekadar Rebut Piala: Kita Perlu Khatib Muda Berwawasan Luas!
Pelatihan Provinsi (Pelatprov) Sumatra Barat (Sumbar) kedua menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) NTB-NTT 2028. (Dok. KONI Sumbar)
Tes Fisik Kedua Pelatprov Sumbar, Momentum Evaluasi 161 Atlet Menuju PON NTB-NTT 2028