DPRD Sumbar Minta PPDB Online SMA Diperpanjang 2 Hari Lagi

PPDB online Sumbar 2020

Ilustrasi PPDB Online Sumbar. (Sumber: Dinas Pendidikan Sumbar/ppdbsumbar.id)

Langgam.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatra Barat (Sumbar) meminta Dinas Pendidikan Sumbar memperpanjang masa pendaftaran PPDB online SMA dan SMK. Hal ini untuk mengakomodir sejumlah persoalan yang masih terjadi di masyarakat, terutama orangtua calon siswa baru.

Hal tersebut disampaikan Ketua Komis V DPRD Sumbar, Muchlis Yusuf Abit, saat menggelar rapat bersama Dinas Pendidikan Sumbar di Gedung DPRD Sumbar, Senin (6/7/2020).

Dalam rapat tersebut, Komisi V juga meminta penjelasan Disdik Sumbar terkait permasalahan PPDB online Sumbar. Mulai dari masalah zonasi yang bermasalah karena input data yang salah dari pendaftar dan sejumlah masalah lain.

“Berdasarkan hasil rapat, rekomendasi dari Komisi V PPDB online SMA dan SMK ditambah 2 hari. Mudah-mudahan berjalan lancar selanjutnya,” katanya.

Selain itu, ia meminta agar tidak ada masyarakat yang terzalimi dengan sistem PPDB online. Bagaimana pun caranya, masyarakat harus mendapatkan haknya.

Kemudian, ia juga mengingatkan agar tim IT Disdik Sumbar terus melakukan perbaikan dan penyempurnaan situs pendaftaran. Jika dibutuhkan bimtek untuk peningkatan keahlian, maka hal itu harus dilakukan. (Rahmadi/ICA)

Baca Juga

Ilustrasi - temperatur saat panas. (Foto: geralt/pixabay.com
Sumbar Dilanda Cuaca Panas, Ini 5 Cara Menjaga Tubuh Tetap Fit dan Aman Beraktivitas
Berita Padang - berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: BMKG mencatat kenaikan suhu karena berkurangnya awan di langit Kota Padang.
Panas! Suhu di Sumbar Tembus 33 Derajat Celsius, BMKG Ingatkan Bahaya Paparan Sinar UV
Macet di Sitinjau Lauik ulah truk bermasalah. (Dok. WAG Sitinjau Lauik)
Dua Jam Sitinjau Lauik Lumpuh Ulah Dua Truk Bermasalah, Jalur Padang–Solok Kembali Lancar
Langgam.id-cerah berawan
Cuaca Idul Adha 2026 di Sumbar Diprediksi Cerah, Sebagian Cerah Berawan
salah satu penghuni huntara Kapalo Koto menjemput air untuk kebutuhan harian.
Harap-Harap Cemas Menanti Hunian yang Dijanjikan
Kondisi huntara di Kapalo Kota, Kota Padang.
Setengah Tahun Pascabencana, Penghuni Huntara Kota Padang Krisis Air Bersih