DPRD Sumbar Imbau Masyarakat Tak Khawatir Soal Vaksin Covid-19

Perda New Normal Sumbar

Ketua DPRD Sumbar Supardi. (Foto: Rahmadi/Langgam.id)

Langgam.id – Pemerintah telah mendatangkan vaksin covid-19 tahap pertama untuk Sumatra Barat (Sumbar). Masyarakat diminta tidak khawatir soal vaksin virus corona itu.

Hal itu dinyatakan Ketua DPRD Sumbar, Supardi. Menurutnya, DPRD memiliki kewajiban untuk bisa mensukseskan pendistribusian vaksin. DPRD juga sudah membahas soal vaksin secara khusus di komisi 5.

“Yang paling penting itu bagaimana kita bisa meyakinkan kepada masyarakat, bahwasanya vaksin itu merupakan salah satu ruang bagi kita untuk bisa mengantisipasi penyebaran Covid-19,” katanya di Gedung DPRD Sumbar, Kamis (7/1/2021).

Kemudian, untuk menghindari kekhawatiran masyarakat akan keamanan vaksin corona, pejabat Forkopimda Sumbar harus siap mendapatkan vaksin terlebih dahulu.

Atas dasar itu, seluruh stakeholder, baik itu Gubernur, DPRD, Bupati, Wali Kota dan seluruh elemen masyarakat harus mensosialisasikan vaksin sehingga tidak ada lagi keraguan dari masyarakat untuk nanti divaksin.

“Seluruhnya harus mensosialisasikan vaksin di lingkungan masing-masing, sehingga tidak ada lagi keraguan masyarakat soal vaksin,” ujarnya.

Dia mengaku juga siap divaksin, namun untuk jadwalnya masih belum diketahui.

Sebelumnya, sebanyak 36.920 dosis vaksin telah sampai di Sumbar dan disimpan di Gudang milik Dinas Kesehatan Sumbar, Selasa (5/1/2020). Vaksin itu nantinya akan diberikan kepada tenaga kesehatan.

Sementara Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dan Forkompinda dijadwalkan sebagai penerima vaksin pertama nantinya pada tanggal 14 Januari 2021. (Rahmadi/ICA)

Tag:

Baca Juga

Kelurahan Air Pacah Maksimalkan Layanan Perlinsos, Warga Sakit Dijemput untuk Pendaftaran
Kelurahan Air Pacah Maksimalkan Layanan Perlinsos, Warga Sakit Dijemput untuk Pendaftaran
Dedi Mulyadi menyoroti persoalan tata kelola sektor pertambangan saat berorasi pada Muswil VII KAHMI Sumbar di Auditorium UNP, Sabtu (18/7/2026). (Foto: Langgam.id/ Buliza Rahmat)
KDM Kritik Tata Kelola Tambang di Hadapan Wagub Sumbar, Sebut Daerah Tak Bisa Bergantung SDA Saja
Remaja Bernegara, Cara NasDem Sumbar Kenalkan Politik Lewat Simulasi Jadi Anggota DPRD Sehari
Remaja Bernegara, Cara NasDem Sumbar Kenalkan Politik Lewat Simulasi Jadi Anggota DPRD Sehari
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi alias KDM, saat berorasi dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) VII Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Sumatra Barat (Sumbar) di Padang, Sabtu (18/7/2026). (Foto: Langgam.id/ Buliza Rahmat)
KDM Singgung Otonomi Daerah di Muswil KAHMI Sumbar: Jangan Divonis Gagal Gegara Segelintir Kasus Korupsi!
Mahasiswa Magister Proteksi Tanaman UNAND Dalami Riset Pengendalian Hayati di Gifu University Jepang
Mahasiswa Magister Proteksi Tanaman UNAND Dalami Riset Pengendalian Hayati di Gifu University Jepang
Gagasan mencari kepala daerah yang dapat melobi pemerintah pusat merupakan gagasan demokrasi yang sesat, atau defisit demokrasi kata ilmuan
Dari Idealisme Romantis, Penetrasi Virtual, Hingga Keadilan Epistemologis