DPRD Padang Minta Pemko Fasilitasi Siswa Belum Vaksin Belajar di Rumah

Pendaftaran tahap II atau pemenuhan daya tampung PPDB SD negeri di Padang dimulai hari ini. Pendaftaran tahap II ini berlangsung hingga Kamis

SDN 24 Ujung Gurun merupakan di antara sekolah negeri yang masih buka pendaftaran di tahap II. [Dok. Langgam.id]

Berita Padang – berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: DPRD Padang Minta Pemko Fasilitasi Siswa Belum Vaksin Belajar di Rumah.

Langgam.id – Komisi IV DPRD Kota Padang meminta pemerintah kota (Pemko) memfasilitasi siswa belajar di rumah selama mereka belum memenuhi syarat mengikuti Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah.

Hal itu disampaikan menyikapi kebijakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Padang baru-baru ini. Dimana, Disdikbud Padang menjadikan vaksin pelajar Sekolah Dasar (SD) sebagai syarat mengikuti PTM.

Ketua Komisi IV DPRD Padang Mastilizal Aye mengatakan, kebijakan Disdikbud Padang sesuai dengan instruksi pemerintah pusat untuk peningkatan vaksinasi anak. Hal itu, lanjutnya, juga mengikuti situasi yang berubah setiap saat.

“Situasi dulu Covid-19 kan sudah melandai, sekarang meningkat lagi. Vaksin memang sudah instruksi untuk anak umur 6-11 tahun, ini demi anak-anak juga,” katanya Selasa (8/2/2022).

Terkait ada yang menolak, dirinya meminta Pemko melakukan edukasi kepada orang tua siswa. Bahwa vaksin bertujuan menjaga kesehatan anak.

Orang tua juga tidak bisa menyalahkan kepala sekolah. Sebab, katanya, vaksinasi instruksi dari wali kota.

Kemudian, bagi anak-anak yang harus belajar di rumah, hal itu juga tidak masalah. Sebelumnya Pemko juga pernah menerapkan belajar di rumah secara daring.

“Anak-anak di sekolah harus disiplin melaksanakan protokol kesehatan. Kita lihat bagaimana perkembangannya beberapa hari kedepan, kan, surat edarannya baru kemaren,” katanya.

Baca juga: SE Disdikbud Padang, PTM Diberikan Kepada Siswa yang Telah Divaksin

Pemko menurutnya juga tidak boleh melarang anak sekolah tanpa ada solusi. Artinya kalau dilarang ke sekolah, anak harus tetap dapat belajar. Harus dibuat sistem dan modulnya bagaimana seperti dulu belajar daring.

“Jangan cuman mengatakan tidak boleh datang ke sekolah lalu anak dibiarkan belajar di rumah tanpa modul. Tidak bagus juga. Harusnya dicarikan jalan keluarnya bagaimana anak di rumah belajarnya,” ujarnya.

Dia mengimbau orang tua agar anaknya yang sehat dan memenuhi syarat untuk divaksin maka silakan divaksin. Tidak ada masalah divaksin karena itu untuk kesehatan.

“Sementara bagi yang tidak bisa divaksin, silakan pula diterangkan ke pihak sekolah,” tutur Mastilizal Aye.

Dapatkan update berita Padang – berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update, caranya klik https://t.me/langgamid, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca Juga

Pantai Air Manis merupakan objek wisata di Kota Padang yang paling ramai dikunjungi wisatawan selama libur lebaran lalu, yaitu pada 31 Maret
Wako Padang Tegaskan ke Camat: Tidak Ada Toleransi Pungli di Kawasan Objek Wisata
Pemko Padang Klaim 6 EWS Banjir Berfungsi 100 Persen, Ini Lokasinya
Pemko Padang Klaim 6 EWS Banjir Berfungsi 100 Persen, Ini Lokasinya
Lakukan Pengujian, Pemko Padang Klaim 32 Unit EWS Tsunami Berfungsi dengan Baik
Lakukan Pengujian, Pemko Padang Klaim 32 Unit EWS Tsunami Berfungsi dengan Baik
UPTD Pusat Pelayanan dan Pengembangan Rendang (P3R) Sentra Rendang Kota Payakumbuh di Kelurahan Padang Kaduduk, Kecamatan Payakumbuh Utara
Pemko Padang Tingkatkan Kapasitas Produksi Sentra Rendang Jadi 160 Kg Sekali Masak
UMKM Naik Kelas, Wako Padang Ajak Pelaku Usaha Manfaatkan Fasilitas Sentra Rendang
UMKM Naik Kelas, Wako Padang Ajak Pelaku Usaha Manfaatkan Fasilitas Sentra Rendang
Penjelasan Pemkab Mentawai Soal Status Natan Baril Pendukung Israel di Kepemilikan Macaronis Resort
Penjelasan Pemkab Mentawai Soal Status Natan Baril Pendukung Israel di Kepemilikan Macaronis Resort