Dituduh Mesum, Pemuda-Pemudi Jadi Korban Pemerasan Preman di Pantai Padang

Langgam.id-pemerasan di Pantai Padang

Tim Klewang Polresta Padang berhasil menangkap pelaku pemerasan di Pantai Padang. [foto: Polresta Padang]

Langgam.id – Dua pemuda dan pemudi yang tengah duduk santai menikmati keindahan Pantai Padang, Rabu (5/1/2021) malam kemarin, menjadi korban pemerasan oleh dua orang pria yang mengaku pemuda setempat.

Korban yang duduk di batu grip pemecah ombak di depan SDN 27, Kelurahan Ujung Gurun, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang itu dituduh mesum oleh kedua pelaku dan diancam akan diproses oleh perangkat pemuda.

Dengan modusnya itu, pelaku berhasil menggasak satu handphone dan uang tunai Rp500 ribu milik korban. Korban pun melaporkan peristiwa tersebut ke Mapolresta Padang.

Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Rico Fernanda mengatakan, kurang dari 24 jam dari laporan diterima, salah seorang pelaku berhasil diringkus Tim Klewang yang berada di bawah jajarannya.

“Salah seorang pelaku berhasil kita amankan di dekat Gedung Kebudayaan pada Rabu (5/1/2022) malam, sekitar pukul 19.00 WIB. Kini pelaku kami amankan di Mapolresta Padang,” ujar Rico kepada Langgam.id, Kamis (6/1/2022).

Rico menyebut, pelaku berinisial RAP (21), warga Koto Marapak, Kelurahan Olo, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, yang kesehariannya bekerja sebagai juru parkir liar.

Baca juga: Polisi Tangkap Sopir Angkot yang Kabur Usai Tabrak 2 Pemotor di Gunung Pangilun Padang

“Saat penangkapan, dari tangan pelaku kami menyita barang hasil curian yaitu handphone milik korbankan. Kami juga menyita motor pelaku yang dipergunakan untuk beraksi,” terang Rico.

Ia menambahkan, pelaku kini diamankan pihaknya di Mapolresta Padang untuk pemeriksaan dan penindakan lebih lanjut. Sementara, satu orang temannya masih diburu. (mfz)


Dapatkan update berita terbaru setiap hari dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update, caranya klik https://t.me/langgamid, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca Juga

Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
2 Personel Polres Solok Kota Diperiksa Propam, Buntut Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Tangkapan layar video rombongan Arteria Dahlan saat berfoto-foto di pendakian ekstrem Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Viral Foto-foto Rombongan Arteria Dahlan di Tikungan Sitinjau Lauik, Polisi Klaim Sudah Mengingatkan
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre
Wasiat Mahasiswa PNP Jelang Diduga Bunuh Diri di Padang, Minta HP dan WA Dibuka
Wasiat Mahasiswa PNP Jelang Diduga Bunuh Diri di Padang, Minta HP dan WA Dibuka
Kasubag Umum Politeknik Negeri Padang (PNP), Fajri Arianto, memberikan keterangan kasus kematian seorang mahasiswa PNP. (Langgam.id/ Irwanda S)
Mahasiswa PNP Diduga Bunuh Diri di Kos Disebut Tertutup, Pihak Kampus: Seminggu Tak Bisa Dihubungi!