Ditinggal Kerja, Rumah Petani di Agam Hangus Terbakar

Langgam.id-terbakar

Kondisi rumah kayu di Jorong Kampuang Jambu, Nagari Bayua,usai terbakar. [foto: PMI Agam]

Langgam.id – Sebuah rumah kayu di Jorong Kampuang Jambu, Nagari Bayua, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, hangus terbakar pada Selasa pagi (28/12/2021).

Peristiwa kebakaran ini diketahui dari postingan Instagram PMI Agam yaitu @pmi_kab_agam pada Selasa (28/12/2021).

PMI Agam menyebutkan bahwa, berdasarkan data yang diterima, kebakaran bermula saat rumah ditinggal bekerja oleh Mai Doni (33) dan keluarga yang berprofesi sebagai petani.

“Warga melihat api yang berasal dari rumahnya, kemudian menghubungi pihak berwenang,” tulis PMI Agam.

Upaya pemadaman dilakukan oleh Pol PP/Damkar, PMI, BPBD, pihak kecamatan, pihak nagari dan masyarakat setempat.

PMI Agam menambahkan, bahwa diperkirakan kerugian yang ditimbulkan akibat kebakaran ini mencapai Rp200 juta.

Baca juga: Pemkab Agam akan Bangun Masjid Terapung di Pasia Tiku Tahun 2022

“Adapun kebutuhan saat ini berupa family kit, hygen kit, pakaian, tikar dan school kit,” ungkap PMI Agam.

Baca Juga

Dinas Perdagangan (Disdag) mengingatkan kepada produsen dan pedagang untuk tidak melakukan penimbunan barang jelang Ramadan dan Lebaran 2025.
Update Harga Sembako Pasar Raya, Bawang Putih Naik, Cabe Stabil
Gubernur Sumatra Barat Mahyeldi melawat ke luar negeri dalam agenda kunjungan kerja ke Jepang
Gubernur Sumbar Mahyeldi Kunker Luar Negeri ke Jepang
Di Depan Massa Demo, Sekda Tiga Kali Hubungi Wagub Vasko Namun Tak Dijawab
Di Depan Massa Demo, Sekda Tiga Kali Hubungi Wagub Vasko Namun Tak Dijawab
Massa Demo Gubernur Masih Bertahan hingga Malam Ini, Jalan Sudirman Ditutup Sementara
Massa Demo Gubernur Masih Bertahan hingga Malam Ini, Jalan Sudirman Ditutup Sementara
Demo Gubernur Sumbar: Mahasiswa Soroti Tambang Emas Ilegal dan Anggaran Perbaikan Rumah Dinas Pejabat
Demo Gubernur Sumbar: Mahasiswa Soroti Tambang Emas Ilegal dan Anggaran Perbaikan Rumah Dinas Pejabat
Pemerintah Provinsi Sumatra Barat menyiapkan anggaran sebesar Rp. 3.7 miliar untuk jasa tenaga keamanan.
Pemprov Anggarkan Rp399 Juta Beli Sofa Rumah Dinas, Setara 6 Unit Huntap Korban Banjir