Ditimpa Pohon Kelapa, Rumah Warga Padang Nyaris Hancur

Ditimpa Pohon Kelapa, Rumah Warga Padang Nyaris Hancur

Kondisi rumah warga di Kuranji yang ditimpa pohon kelapa (Humas BPBD Padang)

Langgam.id – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kota Padang. Satu unit rumah dilaporkan rusak berat akibat tertimpa pohon kelapa. Peristiwa ini terjadi Sabtu (6/7/2019) di Kecamatan Kuranji.

Sebagian dinding Rumah semi permanen milik Khairunnisa (34) hancur diterjang pohon kepala yang panjang mencapai 18 meter dengan diameter 45 centimeter.

“Sejumlah perabotan rumahtangga kami juga hancur. Saya terkejut dan langsung lari saat mendengar bunyi gemuruh yang ternyata datang dari atap rumah karena tertimpa pohon kelapa,” kata Khairunnisa.

Menurutnya, peristiwa tersebut terjadi saat Padang dkepung hujan dan angin kencang. Beruntung saat kejadian keluarganya tidur di ruangan yang jauh dari rebahnya pohon kelapa.

Kasi Kedaruratan BPBD Kota Padang Sutan Hendra membenarkan kejadian itu. Setelah mendapat laporan, pihaknya langsung turun ke lapangan untuk membantu membersihkan pohon yang menimpa rumah warga.

“Analisa kami dilapangan, pohon itu tumbang karena hujan dan angin kencang. Kami juga melihat ada pelapukan di pangkal pohon,” katanya.

Meski tidak menelan korban, kejadian tersebut menimbulkan kerugian materil hingga Rp15 juta. (*/RC)

Baca Juga

KKN Kebencanaan Universitas Andalas Dukung PKM-MNM untuk Tanggap Darurat Bencana di Kota Padang
KKN Kebencanaan Universitas Andalas Dukung PKM-MNM untuk Tanggap Darurat Bencana di Kota Padang
Profil Febri Hariyadi, Pemain Persib yang Dikaitkan dengan Semen Padang FC
Profil Febri Hariyadi, Pemain Persib yang Dikaitkan dengan Semen Padang FC
Ahli Waris Korban Bencana 2025 di Padang Pariaman Terima Santunan
Ahli Waris Korban Bencana 2025 di Padang Pariaman Terima Santunan
TNI AD sudah memasang lima jembatan bailey di Tanah Datar. Pemasangan ini dilakukan karena jembatan sebelumnya diterjang banjir bandang
TNI AD Bangun Jembatan Armco di Salimpauang
Kasus dugaan korupsi pengadaan alat laboratrium Universitas Andalas (Unand) menimbulkan kerugian negara mencapai Rp3,571 miliar
MMB Unand Raih Akreditasi Pertama, Langkah Awal Membangun Ilmu Kebencanaan yang Relevan
Mendagri Muhammad Tito Karnavian mengumpulkan kepala daerah se-Sumatra Barat pada Selasa (13/1/2026) di Auditorium Gubernur Sumbar.
4 Daerah di Sumbar Masih Butuh Perhatian Lebih dalam Percepatan Pemulihan Pascabencana