Langgam.id — Penyaluran komoditas pangan oleh Kantor Cabang (Kancab) Solok milik Perum Bulog mencatat capaian signifikan hingga Maret 2026. Total distribusi di wilayah kerjanya menembus ratusan ribu ton, dengan akumulasi penyaluran mencapai lebih dari 2 juta ton.
Berdasarkan data Perum Bulog Sumatera Barat, Kabupaten Solok menjadi wilayah dengan realisasi distribusi tertinggi. Penyaluran di daerah tersebut tercatat sebesar 61.550 ton, dengan total volume mencapai 615.500 ton serta tambahan alokasi 123.100 ton.
Capaian itu menempatkan Kabupaten Solok sebagai daerah dengan kebutuhan sekaligus penyaluran pangan terbesar di wilayah kerja Kancab Solok.
Di posisi berikutnya, Kabupaten Sijunjung mencatat distribusi sebesar 34.970 ton, dengan total penyaluran mencapai 349.700 ton dan tambahan alokasi 69.940 ton. Kabupaten Dharmasraya menyusul dengan distribusi sebesar 30.025 ton, total 300.250 ton, serta tambahan 60.050 ton.
Sementara itu, Kabupaten Tanah Datar mencatat distribusi sebesar 41.236 ton dengan total 412.360 ton dan tambahan 82.472 ton. Adapun Kabupaten Solok Selatan berada di angka 21.436 ton, dengan total distribusi 214.360 ton serta tambahan 42.872 ton.
Untuk wilayah perkotaan, Kota Sawahlunto mencatat distribusi sebesar 5.238 ton dengan total 52.380 ton dan tambahan 10.476 ton. Kota Solok mencatat distribusi sebesar 7.325 ton, dengan total 73.250 ton serta tambahan 14.650 ton.
Secara keseluruhan, total distribusi Kancab Solok mencapai 201.780 ton, dengan akumulasi penyaluran sebesar 2.017.800 ton dan tambahan alokasi mencapai 403.560 ton.
Capaian tersebut mencerminkan upaya menjaga stabilitas pasokan pangan di Sumatera Barat, khususnya di wilayah kerja Kancab Solok. Distribusi yang merata diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus menjaga ketersediaan stok di berbagai daerah.






