Disebut Menghambat Konversi Bank Nagari, Komisi III: Kita Ingin Sesuai Aturan

Konversi bank nagari

Bank Nagari. [dok. Bank Nagari]

Langgam.id - Komisi III DPRD Sumatra Barat (Sumbar) menyatakan DPRD tak pernah menghambat konversi Bank Nagari menjadi bank syariah. Hanya saya DPRD Sumbar menginginkan konversi itu dilakukan sesuai aturan.

"Gubernur mengatakan kami menghambat namun yang kita inginkan hanya sesuai aturan saja dan jika syarat sudah terpenuhi maka boleh dilakukan konversi ke syariah," kata Wakil Ketua Komisi III DPRD Sumbar Ali Tanjung dalam keterangan tertulis, Selasa (27/7/2021).

Dia menjelaskan, salah satu syarat yang diperlukan untuk konversi adalah perda. Gubernur periode sebelumnya, kata Ali, tidak mengajak kepala daerah kota dan kabupaten untuk mengubah perda terkait konversi ini.

Baca juga: RUPS Bank Nagari: Konversi Ditunda Sampai Januari 2023

"Tidak cukup dengan perda dari Sumbar saja. Sebagai pemegang saham 31,7 persen tentu tidak cukup untuk melakukan konversi. Saat Sumbar membahas perda perubahan, kota dan kabupaten juga harus melakukan," kata dia.

Dia menduga ada upaya politik yang dipaksakan di balik konversi Bank Nagari menjadi bank syariah ini. Sebab hanya satu fraksi di DPRD yang menyetujui rencana itu.

"Kami hanya ingin sesuai aturan OJK, ada 16 syarat dan terakhir kita rapat dengan Bank Nagari ada dua syarat yang belum terpenuhi," ungkapnya.

Anggota Fraksi Partai Demokrat itu menilai, Bank Nagari akan merugi jika konversi itu dipaksakan. "Bisa-bisa status Bank Nagari ini yang tidak jelas. Ini yang kita khawatirkan, ini soal tanggung jawab bernegara," ucapnya. (ABW)

Baca Juga

KPU terus melakukan proses penghitungan suara Pemilu 2024 yang updatenya dapat dilihat di laman pemilu2024.kpu.go.id. Salah satunya yang bisa dilihat
Berikut 8 Caleg yang Raih Suara Tertinggi Sementara di Tiap Dapil DPRD Sumbar
Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Sumbar, Budiman mengatakan untuk mengoptimalkan tugas fungsi legislasi,
Ketua Bapemperda DPRD Sumbar: Sebaiknya Target Perda Diselesaikan Sebelum Periode Habis
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memimpin dalam perolehan suara sementara pemilihan legislatif (pileg) DPRD Sumbar. PKS unggul dari Gerindra
Intip Perolehan Suara Parpol di Pileg DPRD Sumbar, PKS Unggul Tipis dari Gerindra
Ketua DPRD Sumbar, Supardi mendorong perubahan mindset kepala SMK Sumbar untuk berinovasi dan berkreatifitas. Hal ini guna mewujudkan lulusan SMK menjadi sumber daya manusia
Ciptakan SDM Lulusan Produktif, Ketua DPRD Sumbar Dorong Kepala SMK Berinovasi
PKS sementara unggul dalam pemilihan legislatif (pileg) DPRD Sumbar. PKS unggul dari Gerindra. Sedangkan peringkat ketiga ada Partai Golkar.
Berikut Partai Politik Peraih Suara Tertinggi di 8 Dapil DPRD Sumbar
PKS masih unggul dalam perolehan suara sementara untuk pemilihan legislatif DPRD Sumbar 2024. PKS unggul dari Partai Gerindra di posisi kedua
Berikut Caleg dengan Perolehan Suara Tertinggi Sementara di 8 Dapil DPRD Sumbar