Dinsos Padang Sebut Masih Mendata Penerima Bansos Tahap Kedua

Bansos untuk Warga Terdampak Corona

Ilustrasi Bansos (Foto: Pixabay.com)

Langgam.id – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar) masih melakukan pengumpulan data masyarakat yang akan menerima bantuan langsung tunai (BLT) tahap ke dua dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemko Padang.

Kepala Dinas Sosial Padang Afriadi mengatakan, pihaknya sedang mengumpulkan data. Jumlah penerima bantuan belum dapat diputuskan, kemungkinan akan bertambah jika dibanding jumlah penerima BLT tahap pertama.

“Kemungkinan bisa bertambah. Sebab masih banyak masyarakat yang belum terayomi dengan bantuan sebelumnya,” katanya Sabtu (4/7/2020).

Dia mengatakan pengumpulan data masyarakat yang akan menerima BLT tahap kedua ini, kemungkinan rampung dalam waktu satu minggu ini.

“Data yang sudah terkumpul belum bisa kita rekap, soalnya proses pengumpulan data masih berlangsung saat ini,” ujarnya.

Ia mengatakan, sampai sekarang belum diketahui berapa nominal BLT tahap kedua yang akan disalurkan kepada masyarakat. Hal itu pimpinan yang memutuskan dan menjadi kebijakan wali kota.

“Belum tahu, karena itu kebijakan pimpinan. Wali kota yang akan memutuskan nanti. Kami dari dinas sosial hanya mengumpulkan data saja,” katanya.

Hal tersebut, termasuk kapan disalurkan pihaknya juga belum mengetahui. Sebelumnya total BLT tahap pertama yang dikembalikan ke Pemko Padang sekitar Rp 6,5 miliar. Semua uang tersebut sudah terkumpul.

“Kemungkinan BLT tahap pertama yang dikembalikan ini yang juga akan digunakan untuk disalurkan ke masyarakat pada BLT tahap kedua,” ujarnya.

Sebelumnya diketahui, Pemko Padang telah menyalurkan BLT tahap pertama yang anggarannya dari APBD Kota Padang, kepada 74.126 kepala keluarga (KK) terdampak Covid-19.

Pemko Padang nantinya akan menyalurkan BLT tahap kedua saat urusan administrasi selesai. Besaran BLT tahap ke dua i rencananya akan disesuaikan dengan bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI dan BLT dari Pemprov Sumbar. (Rahmadi/SS)

Baca Juga

Langgam.id-Adel Wahidi
Ombudsman Sumbar Kawal Audit Internal RSUP M Djamil Padang Buntut Balita Meninggal Diduga Kelalaian Medis
RSUP M Djamil Padang
Pakar Hukum Kesehatan Soroti Kasus Bayi Meninggal di RSUP M Djamil Padang, Sebut Potensi Kelalaian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
KPU Sumbar menunjuk RSUP Dr M Djamil Padang dan Rumah Sakit Universitas Andalas sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala
RSUP M Djamil Klaim Mediasi Kasus Balita Meninggal di Padang, Bentuk Tim Investigasi
Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre