Dinkes Sumbar Catat 129 Perempuan Positif HPV dari Pemeriksaan Terhadap 8.779 Orang

Dinkes Sumbar Catat 129 Perempuan Positif HPV dari Pemeriksaan Terhadap 8.779 Orang

Ilustrasi Virus Covid-19. [Sumber : Pixabay]

Langgam.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumatera Barat mencatat sebanyak 129 perempuan terdeteksi positif Human Papillomavirus (HPV) pada 2025. Angka tersebut berasal dari pemeriksaan terhadap 8.779 perempuan berusia 30–69 tahun di Sumbar.

Data itu menunjukkan pentingnya upaya pencegahan kanker serviks melalui edukasi kesehatan, deteksi dini, dan vaksinasi HPV.

Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi, menekankan pentingnya memperkuat langkah pencegahan kanker serviks. Hal itu disampaikannya saat membuka Sosialisasi Pencegahan Kanker Serviks dan Kick Off Vaksinasi HPV yang digelar Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sumbar di Aula Kantor Gubernur Sumbar, Kamis (15/10/2026).

Menurut Arry, kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan perlu dibangun sejak dini, baik melalui pola hidup sehat, pemeriksaan kesehatan sesuai anjuran tenaga medis, maupun imunisasi.

“Pencegahan jauh lebih baik daripada mengobati. Karena itu, kesadaran untuk menjaga kesehatan harus dibangun sejak dini, dimulai dari diri sendiri dan lingkungan keluarga,” katanya.

Sementara itu, berdasarkan data Global Cancer Observatory (GLOBOCAN) 2022, Indonesia diperkirakan mencatat 36.964 kasus baru kanker serviks dengan 20.708 kematian.

Data tersebut menjadi pengingat pentingnya memperluas edukasi dan akses pemeriksaan kesehatan bagi perempuan. Salah satu upaya pencegahan yang dapat dilakukan adalah vaksinasi HPV untuk melindungi dari infeksi virus yang dapat menyebabkan kanker serviks.

Program imunisasi HPV nasional menyasar anak perempuan kelas V sekolah dasar atau sekitar usia 11 tahun. Dukungan orang tua, sekolah, tenaga kesehatan, dan masyarakat diperlukan agar pelaksanaan imunisasi berjalan sesuai jadwal dan rekomendasi kesehatan.

Ketua DWP Provinsi Sumbar, Arymbi Arry, mengatakan sosialisasi dan peluncuran vaksinasi HPV tersebut merupakan tindak lanjut Surat Dharma Wanita Persatuan Pusat Nomor 118/SETJEN/DWPP/IX/2026 tentang Pelaksanaan Kick Off Vaksinasi HPV.

Menurutnya, kegiatan itu merupakan bentuk komitmen DWP dalam mendukung peningkatan kesehatan perempuan dan keluarga melalui pendekatan promotif dan preventif.

Ia mengatakan edukasi mengenai faktor risiko, pencegahan, dan deteksi dini kanker serviks perlu terus diperluas agar masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan reproduksi.

Arymbi menilai DWP memiliki peran strategis dalam menyebarluaskan informasi kesehatan melalui lingkungan keluarga dan organisasi. Karena itu, kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai seremoni, tetapi menjadi awal gerakan bersama untuk meningkatkan kepedulian terhadap pencegahan kanker serviks.

“Perempuan yang sehat akan memiliki kesempatan lebih besar untuk berperan aktif dalam keluarga, organisasi, dan pembangunan masyarakat,” ujarnya.

Melalui kegiatan tersebut, DWP Sumbar mendorong kolaborasi pemerintah, tenaga kesehatan, organisasi perempuan, dan masyarakat untuk memperkuat edukasi, deteksi dini, serta vaksinasi HPV sesuai rekomendasi kesehatan. Upaya berkelanjutan ini diharapkan dapat meningkatkan perlindungan kesehatan perempuan sekaligus menekan risiko kanker serviks. (HER)

Baca Juga

Sekdaprov Sumbar Buka Sosialisasi Pencegahan Kanker Serviks dan Vaksinasi HPV
Sekdaprov Sumbar Buka Sosialisasi Pencegahan Kanker Serviks dan Vaksinasi HPV
Buka MTQ ke-42 Sijunjung, Mahyeldi Tekankan Pengamalan Nilai Al-Qur’an
Buka MTQ ke-42 Sijunjung, Mahyeldi Tekankan Pengamalan Nilai Al-Qur’an
Ada 740 Ribu UMKM di Sumbar, Mahyeldi Dorong Pelaku Usaha Kuasai Pemasaran Digital
Ada 740 Ribu UMKM di Sumbar, Mahyeldi Dorong Pelaku Usaha Kuasai Pemasaran Digital
Reforma Agraria, Sumbar Jajaki Kerjasama dengan Bank Tanah
Reforma Agraria, Sumbar Jajaki Kerjasama dengan Bank Tanah
Pemprov Sumbar Salurkan 52 Ribu Bibit Ikan untuk Pembudidaya Terdampak Bencana di Solok
Pemprov Sumbar Salurkan 52 Ribu Bibit Ikan untuk Pembudidaya Terdampak Bencana di Solok
Aksi Bela Palestina di Sumbar: Bantuan Tak Hanya Rupiah, Ada Ringgit dan Riyal
Aksi Bela Palestina di Sumbar: Bantuan Tak Hanya Rupiah, Ada Ringgit dan Riyal