Dinas Kesehatan Bantah Isu Soal Warga Pasaman Barat Suspect Corona

Dinas Kesehatan Bantah Isu Soal Warga Pasaman Barat Suspect Corona, pendataan keluarga

Ilustrasi - Informasi dari smartphone. (Foto: Pexels/pixabay.com)

Langgam.id - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman Barat Jon Hardi membantah isu yang menyebutkan adanya warga setempat yang dirawat di RSUD, suspect (diduga) corona  Pasien yang dibicarakan hanya didiagnosa mengidap penyakit paru-paru/ PPOK.

Jon Hardi mengatakan, beredar informasi di sejumlah group WhatsApp tentang adanya warga Pasaman Barat sakit dan dibawa ke RSUD karena Corona. "Itu tidak benar. Informasi itu membuat masyarakat gelisah dan perlu di luruskan," katanya, Minggu (15/3/2020).

Menurutnya, yang benar, ada pasien paru dari salah satu kecamatan yang dirawat di RSUD Pasaman Barat. "Pasien diisukan terinfeksi virus Covid 19, padahal pasien riwayat penyakit paru-paru," ujarnya.

Jon Hardi membenarkan, ada salah seorang warga Kabupaten Pasaman Barat lainnya yang baru pulang dari Negeri Jiran Malaysia mengantarkan istrinya. Sesuai dengan Standar Operasi Prosedur (SOP) Covid 19 siapa saya yang baru pulang dari luar negeri akan dipantau selama 14 hari. Hingga hari kondisi yang bersangkutan sehat sehat saja.

"Pemantauan itu sudah sesuai dengan arahan pemerintah pusat. Tim memantau warga yang baru pulang dari luar negeri tersebut sudah ditunjuk," kata Jon.

Sampai saat ini, menurutnya, belum ditemukan pasien yang positif Covid 19 di Pasaman Barat. Pihaknya berharap semoga Pasamana Barat tidak ada Covid 19.
Dinas Kesehatan meminta masyarakat tidak mudah percaya informasi tidak jelas tentang virus corona, jika ragu silahkan berkordinasi dengan pihak terkait.

"Kita berdoa agar kita semua dilindungi oleh Allah dari wabah Covid 19 ini. Masyarakat kita diharapkan untuk melakukan pesan-pesan Germas dan Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) agar kita semua terhindar dari Covid 19 tersebut," katanya. (Iyan/SS)

Baca Juga

Sering Dilanda Banjir, Pemkab Pasbar Pindahkan Lokasi SDN 08 Sasak Ranah Pasisie
Sering Dilanda Banjir, Pemkab Pasbar Pindahkan Lokasi SDN 08 Sasak Ranah Pasisie
Audit Kasus Stunting, Wabup Pasbar Ingatkan Peran Camat dan Wali Nagari
Audit Kasus Stunting, Wabup Pasbar Ingatkan Peran Camat dan Wali Nagari
Tim Balai KSDA Sumbar mendatangi Bendungan PLTMH Tango di Pasaman Barat. Kedatangan ini karena adanya informasi dari masyarakat Kajai Selatan
Seekor Tapir Terjebak di Bendungan di Pasbar, BKSDA Sumbar Lakukan Verifikasi di Lokasi
Sebanyak 202 siswa mengikuti seleksi calon Paskibraka tingkat Pasaman Barat tahun 2024 di Balerong Pusako Anak Nagari Simpang Empat, Jumat
202 Siswa Ikuti Seleksi Calon Paskibraka Tingkat Pasaman Barat
Sebanyak 8.646 pengunjung menikmati keindahan Muaro Sasak dan Pohon Seribu di Kecamatan Sasak Ranah Pasisie, Kabupaten Pasaman Barat,
Pemkab Pasbar Targetkan Kunjungan Wisatawan ke Pantai Sasak 60 Ribu Orang Tahun Ini
Masyarakat Petani Pejuang Nagari Kapa Unjuk Rasa, Tuntut Janji Bupati Pasaman Barat
Masyarakat Petani Pejuang Nagari Kapa Unjuk Rasa, Tuntut Janji Bupati Pasaman Barat