Dibangun Semen Padang, Asrama Putri Mentawai Segera Diresmikan

Dibangun Semen Padang, Asrama Putri Mentawai Segera Diresmikan

Penyerahan bantuan untuk asrama putri mentawai. (Foto: dok humas sp)

Langgam.id – Asrama putri Yayasan Aksi Peduli Bangsa di Desa Munte, Siberut Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai yang dibangun melalui bantuan PT Semen Padang berupa semen sebanyak 3500 sak semen itu, akan segera diresmikan.

Kepala Unit CSR PT Semen Padang Muhamad Ikrar mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Yayasan Aksi Peduli Bangsa terkait jadwal peresmian asrama putri tetsebut. Dari koordinasi itu, peresmian akan dilakukan pada pekan ini.

“Rencananya asrama putri itu akan diresmikan pada Kamis besok. Asrama tersebut nantinya akan ditempati oleh para pelajar putri yang berasal dari daerah pedalaman Kepulauan Mentawai, khususnya untuk pelajar setingkat SMA,” kata M.Ikrar Selasa (25/8/2020).

Ia berharap dengan akan diresmikannya asarama putri tersebut, maka pelajar yang tinggal di pedalaman Kepulauan Mentawai, dapat melanjutkan sekolahnya ke tingkat SMA, karena di pedalaman itu sekolah hanya sampai tingkat SMP. Untuk melanjutkan ke tingkat SMA, mereka harus hijrah ke Desa Munte.

“Jarak pedalaman Kepulauan Mentawai dengan Desa Munte cukup jauh, sekitar 2 jam perjalanan. Medan jalan tidak bisa diakses dengan kendaraan roda empat dan hanya bisa dilewati oleh sepeda motor, karena medannya sangat parah. Bahkan ketika hujan, medan jalan sudah seperti kubangan,” ujarnya.

Selama ini, para orangtua atau walimurid di pedalaman itu kesulitan untuk menyekolahkan anaknya ke tingkat SMA, karena selain jauh dan akses jalan begitu buruk, para orangtua atau walimurid juga harus mengeluarkan biaya yang cukup besar untuk bisa menyekolahkan anak-anaknya di Desa Munte, karena anak-anaknya harus kos di sana.

“Sementara para orangtua di sana mayoritas hidup di bawah garis kemiakinan. Dan tentunya berat bagi mereka. Makanya kami bersama Aksi Peduli Bangsa membuat terobosan dengan membangun fasilitas asrama untuk anak-anak di pedalaman, supaya mereka tetap sekolah hingga ke jenjang yang lebih tinggi,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, Kamis, 24 Oktober 2019, PT Semen Padang sebagai perusahaan semen yang peduli terhadap pendidikan, memberikan bantuan semen sebanyak 3500 sak kepada Yayasan Aksi Peduli Bangsa untuk membantu pembangunan asrama putri bagi pelajar yang tinggal di pedalaman Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Bertempat di base camp Aksi Peduli Bangsa di Desa Munte, Siberut Selatan, bantuan ribuan semen tersebut, diserahkan oleh Kepala Departemen Komunikasi dan Hukum Perusahaan PT Semen Padang Oktoweri kepada Bendahara Yayasan Aksi Peduli Bangsa (YAPB) Eka Ristiani.

Oktoweri kesempatan itu menyampaikan bahwa PT Semen Padang tidak hanya mendukung program pendidikan di Mentawai, tapi juga mendukung program syiar Agama Islam dengan mengirim sekitar 50 da’i binaan dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Baznas Semen Padang.

Kemudian di samping itu, PT Semen Padang melalui UPZ Baznas Semen Padang, pada 2018 kemarin juga telah melegalkan pernikahan lebih dari 600 pasangan suami-istri melalui sidang itsbat secara gratis. “Sebelumnya, ratusan pasangan suami-istri itu hanya menikah secara siri,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Aksi Peduli Bangsa Arifin Jayadinigrat, berterimakasih kepada PT Semen Padang yang telah membantu pembangunan asarama putri untuk pelajar Mentawai yang tinggal di pedalaman.
“Bantuan ini besar manfaatnya bagi kami, khususnya pelajar pedalaman Mentawai,” katanya.

Selain membangun asrama putri, Yayasan Aksi Peduli Bangsa, juga telah membangun masjid, TK dan Paud, klinik, dan aula bagi warga pedalaman Mentawai. Lokasinya, berada di Dusun Buttui, Desa Madobag, Kecamatan Siberut Selatan, Kepulauan Mentawai.

“Pembangunan sejumlah fasilitas di Buttui itu, dilakukan melalui sinergi sejumlah BUMN , serta sumbangan dari beberapa jamaah saya yang saya himpun, karena kebutulan saya juga aktif memberikan pengajian di beberapa masjid di Jawa,” pungkasnya. (rls/HFS)

Tag:

Baca Juga

Kasus Dugaan Korupsi Agunan Fiktif Anggota DPRD Sumbar: Nilai Keliru, Kuasa Hukum Tempuh Praperadilan
Kasus Dugaan Korupsi Agunan Fiktif Anggota DPRD Sumbar: Nilai Keliru, Kuasa Hukum Tempuh Praperadilan
Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang menghadiri audiensi dengan Komisi Informasi (KI) Sumatra Barat, Senin (19/1/2025).
Penguatan Keterbukaan Informasi Publik, UIN IB Padang Jajaki Kerja Sama dengan KI Sumbar
Petani Pesisir Selatan Harapkan Harga Gambir Stabil Kisaran Rp 30 Ribu
Hilirisasi Cepat Gambir
Dinas Pariwisata Kota Padang menargetkan kunjungan wisatawan untuk 2026 sebesar 5,7 juta orang dengan target pendapatan asli daerah (PAD)
Dispar Padang Targetkan 5,7 Juta Kunjungan Wisatawan pada 2026
Transformasi Bang Dodo: Dari Meja Bankir jadi Pionir Edukasi Digital Sumatra Barat
Transformasi Bang Dodo: Dari Meja Bankir jadi Pionir Edukasi Digital Sumatra Barat
Legalitas yang Menenggelamkan: Banjir Bandang Sumatera dalam Perspektif Sosiologi Hukum dan Disintegrasi Tatanan Sosial
Legalitas yang Menenggelamkan: Banjir Bandang Sumatera dalam Perspektif Sosiologi Hukum dan Disintegrasi Tatanan Sosial