Debit Air Batang Kuranji Padang Makin Naik, Status Meningkat Jadi Siaga

Debit Air Batang Kuranji Padang Makin Naik, Status Meningkat Jadi Siaga

Sungai Batang Kuranji Padang. (Dok BPBD Padang)

Langgam.id – Debit air di Sungai Batang Kuranji Padang makin naik seiring hujan yang mengguyur sejak siang hari. Tinggi muka air di Bendungan Gunung Nago, Padang kini meningkat menjadi 170 centimeter.

“Sungai Batang Kuranji Bendung Irigasi Gunung Nago TMA sungai saat ini 170 cm,” kata kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Padang Sutan Hendra, Minggu (21/3/2021).

Beberapa jam sebelumnya, tinggi muka air di bendungan itu dilaporkan 100 centimeter. Kini warna air juga berubah seiring berubahnya status menjadi siaga.

“Warna air kuning kecoklatan. Status siaga,” ujar Hendra.

Diketahui, hujan mengguyur Kota Padang sejak Minggu (21/3/2021) sekitar pukul 13.30 WIB. Hingga pukul 19.30 WIB, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih terjadi.

Meski begitu belum ada laporan kejadian banjir akibat hujan deras tersebut. Hingga sore, cuaca di Padang masih mendung meski hujan sudah turun selama sekitar 6 jam. (*ABW)

Baca Juga

DPRD Kota Padang Panggil Pertamina Terkait Pertalite Diduga Campur Semen
DPRD Kota Padang Panggil Pertamina Terkait Pertalite Diduga Campur Semen
Potret dari udara banjir menerjang perumahan Lumin Park, Kota Padang, Sabtu (10/10/2026). IST
Banjir Berulang Kota Padang, Tata Ruang Lumin Park Dinilai Bermasalah
Kondisi bentaran sungai di Lapau Manggu, Gunung Sariak, Padang Kamis (20/8/2026).
Empat Kali Dilanda Banjir, Warga Lapau Munggu Desak Pemda Keruk Sungai yang Kian Dangkal
Warga Kampung Lapau Munggu, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Kota Padang melihat kondisi rumah pascabanjir. Foto: Fajar/Langgam
Pemko Padang akan Relokasi Rumah di Kawasan Rawan, Warga Korban Banjir Enggan Pindah
Kembali Naik, Harga Cabai di Pasar Raya Padang Tembus Rp85 Ribu
Kembali Naik, Harga Cabai di Pasar Raya Padang Tembus Rp85 Ribu
Banjir Padang dan Pessel, BPBD: 672 Warga Mengungsi, Jalan Nasional Putus
Banjir Padang dan Pessel, BPBD: 672 Warga Mengungsi, Jalan Nasional Putus