Data Sekolah di Kecamatan Koto XI Tarusan, Pesisir Selatan

Sekolah SMP di Padang Panjang | Sekolah Tatap Muka untuk SMA dan SMK

Ilustrasi - sekolah. (Gambar: pixabay.com)

DataLanggam – Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatra Barat, memiliki sekolah 57 dan 6 madrasah, sejak Sekolah Dasar (SD), Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP), hingga Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA).

Jumlah tersebut terbagi sebagai berikut:
1. Sekolah Dasar
Di kecamatan ini terdapat 45 Sekolah Dasar (SD) dan 1 Madrasah Ibtidaiyah. Berikut rinciannya

2. SLTP
Di kecamatan ini terdapat 9 Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan 3 Madrasah Tsanawiyah (MTs). Berikut rinciannya

3. SLTA
Di kecamatan ini terdapat 2 Sekolah Menengah Atas (SMA), 1 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan 2 Madrasah Aliyah (MA). Berikut rinciannya

Selain itu, berdasarkan data Kemendikbud, di kecamatan ini terdapat 23 Kelompok Belajar (KB), 6 Raudatul Atfal (RA), 1 Satuan PAUD Sejenis (SPS) dan 10 Taman Kanak-Kanak (TK).

 

Sumber: Data Referensi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Ikuti berita terbaru dan terkini dari Langgam.id. Anda bisa bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update di tautan https://t.me/langgamid atau mengikuti Langgam.id di Google News pada tautan ini.

Baca Juga

29 November dalam Catatan Sejarah Sumatra Barat
29 November dalam Catatan Sejarah Sumatra Barat
15 November dalam Catatan Sejarah Sumatra Barat
15 November dalam Catatan Sejarah Sumatra Barat
12 November dalam Catatan Sejarah Sumatra Barat
12 November dalam Catatan Sejarah Sumatra Barat
11 November dalam Catatan Sejarah Sumatra Barat
11 November dalam Catatan Sejarah Sumatra Barat
Berita terbaru dan terkini hari ini: Arief Muhammad buka rumah makan Payakumbuah Masakan Minag di Tangerang, Banten.
Arief Muhammad Buka Rumah Makan Padang di Tangerang, Lokasinya Bekas Restoran Nan Gombang
Langgam.id - Pemko Padang menerima Dana Insentif Daerah (DID) Tahun Anggaran (TA) 2022 senilai Rp24,3 miliar dari Kementerian Keuangan RI.
Hendri Septa untuk Pilkada Padang 2024, Revolt Institut: Peluang Besar, Popularitas Rendah