Data Covid-19 Sumbar 10 Juni 2020: Kasus Positif Bertambah 14, Semua dari Padang

covid-19

Ilustrasi Covid-19. (Foto: Gerd Altmann/pixabay.com)

Langgam.id – Jumlah warga Sumatra Barat (Sumbar) yang positif terinfeksi Covid-19 bertambah 14 orang, terhitung Rabu (10/6/2020) pukul 15:00 WIB. Dengan demikian, total kasus Covid-19 di Sumbar sejak awal menjadi 659 orang. Jumlah ini termasuk 389 yang sudah sembuh.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar Jasman Rizal mengatakan, dari 1112 sample swab terperiksa, terkonfirmasi 14 sampel positif covid-19. “Total sampai hari ini telah 659 orang warga Sumbar terinfeksi covid-19,” katanya.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 114 orang (17,3%) dirawat di berbagai rumah sakit, isolasi di berbagai fasilitas 127 orang (19,3%), meninggal dunia 29 orang (4,4%) dan yang sudah sembuh 389 orang (59%).

Jasman mengatakan, sebanyak 14 tambahan warga Sumbar positif terinfeksi covid-19 tersebut, seluruhnya dari Kota Padang. Jumlah itu didapatkan dari 1.112 sampel swab yang diperiksa di Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran dan Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Wilayah II Bukittinggi.

Selain itu, total orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 9.326 orang, pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 1169 orang. “Mari kita semua berdoa, semoga wabah pandemi covid-19 segera berakhir,” kata Jasman. (Rahmadi/SS)

Baca Juga

Gubernur Sumatra Barat Mahyeldi
Jawaban Gubernur Atas Gugatan Warga Soal Bencana Sumbar, Bantah Lalai Kelola Lingkungan
Lembaga-Lembaga Penjaga Demokrasi: Beringin Bonsai yang Sedang Memainkan Sandiwara Teater Pengawasan
Lembaga-Lembaga Penjaga Demokrasi: Beringin Bonsai yang Sedang Memainkan Sandiwara Teater Pengawasan
Massa berunjuk rasa di Kantor Kejati Sumbar, Rabu (22/7/2026) siang.
Massa Demo Kejati Sumbar, Tuntut Kajati Dicopot
Ilustrasi kebakaran
Kebakaran Pasar Kayu Tanam, 15 Toko Hangus Dilalap Api
Daftar Kabupaten/Kota Kena Tegur Pemprov Terkait Penyusunan Peraturan Kepala Daerah
Daftar Kabupaten/Kota Kena Tegur Pemprov Terkait Penyusunan Peraturan Kepala Daerah
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah mengatakan bahwa penanganan dampak bencana hidrometeorologi tidak boleh dibebankan
Gubernur Layangkan Teguran untuk 12 Kabupaten/Kota, Susun Perkada Tanpa Fasilitasi Pemprov