Dampak Kemarau, Produksi Air Bersih PDAM Padang Turun

Beberapa bulan belakangan ini, curah hujan di Kota Padang rendah. Hal ini dikarenakan musim kemarau melanda Ibu Kota Sumbar

Ilustrasi Kran Air. (Foto: Heung Soon/pixabay.com)

Berita Padang – berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Akibat kemarau, produksi air bersih PDAM Kota Padang menurun.

Langgam.id – Produksi air bersih dari Perusahaan Daerah (Perumda) Air Minum (PDAM) Kota Padang menurun akibat musim kemarau. Penurunan debit air itu juga diperparah karena tidak ada hujan di wilayah Kota Padang sebulan terakhir.

Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Padang, Hendra Pebrizal mengatakan, debit air menurun karena sudah sekitar satu bulan tidak turun hujan. Meski sempat hujan, namun hanya gerimis saja dan tidak menaikkan debit air.

“Tadi malam sempat turun hujan tapi hanya gerimis, dan itu tidak ada pengaruhnya terhadap debit air, penurunan debit air terjadi di sejumlah sumber air seperti di kawasan Guo, Lubuk Paraku, dan sebagainya,” ujar Hendra kepada langgam.id, Rabu (6/3/2022).

Dijelaskan Hendra, beberapa sumber air  menurun semua dari yang biasanya. Biasanya kapasitas produksi air mencapai 1.550 liter air per detik. Namun, akibat kejadian ini, produksi air menurun menjadi 1.450 liter per detik.

Meskipun demikian, kata Hendra, pihaknya akan tetap memaksimalkan pelayanan terhadap masyarakat. Dia juga mengimbau agar pelanggan Perumda Air Minum Kota Padang untuk menyiapkan cadangan air di rumah saat air mengalir.

“Kita akan berusaha mengalirkan air selama 24 jam ke rumah-rumah masyarakat. Namun, jika tidak, maka air akan dialirkan secara bergilir ke masyarakat,” ungkapnya.

Hendra mengingatkan, jika hujan tidak turun selama seminggu ini di Kota Padang, maka pihaknya terpaksa melakukan pemadaman air di kawasan tertentu, karena tidak ada air yang akan diolah.

Baca juga: Tagihan Air untuk Masjid dan Musala di Padang Gratis Selama Ramadan

Jika terjadi, tambah Hendra, akan segera dibuat jadwal pemadaman. Namun, dia tetap berharap hal itu tidak terjadi dan segera turun hujan.

Dapatkan update berita Padang – berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update, caranya klik https://t.me/langgamid, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca Juga

Langgam.id-Adel Wahidi
Ombudsman Sumbar Kawal Audit Internal RSUP M Djamil Padang Buntut Balita Meninggal Diduga Kelalaian Medis
RSUP M Djamil Padang
Pakar Hukum Kesehatan Soroti Kasus Bayi Meninggal di RSUP M Djamil Padang, Sebut Potensi Kelalaian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
KPU Sumbar menunjuk RSUP Dr M Djamil Padang dan Rumah Sakit Universitas Andalas sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala
RSUP M Djamil Klaim Mediasi Kasus Balita Meninggal di Padang, Bentuk Tim Investigasi
Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre