Dampak Boikot Produk Terafiliasi Israel, Pendapatan KFC di Padang Turun 50 Persen

Dampak Boikot Produk Terafiliasi Israel, Pendapatan KFC di Padang Turun 50 Persen

Gerai KFC di Jalan Pattimura, Kota Padang. (Foto: LSM/Langgam)

Langgam.id – Pendapatan salah satu gerai Kentucky Fried Chicken atau populer dengan nama KFC yang merupakan restoran cepat saji di Kota Padang mengalami penurun pendapatan secara dratis.

Hal itu terjadi pada gerai KFC di Jalan Patimura, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar). Restoran cepat saji asal Amerika Serikat tersebut mengalami penurunan pendapatan hingga 50 persen.

Hal itu terjadi imbas gencarya seruan boikot produk Amerika Serikat (AS) yang terafiliasi dengan Israel akhir-akhir ini yang semakin gencar dilakukan masyarakat di media sosial X, intagram bahkan beredar daftar ratusan produk yang diduga pro Israel.

“Biasanya penjualan kita Rp800 juta setiap bulan, namun sekarang hanya Rp400 juta. Hal itu dirasakan selama satu bulan belakangan ini,” tutur Budi Setiawan selaku Restaurant Manager gerai KFC yang berada di Jalan Patimura, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Selasa, (21/11/2023).

Ia mengatakan, untuk meminimalisir kerugian, pihaknya membatasi terhadap makanan yang dimasak.

“Kita berusaha membatasi makanan yang dimasak, jangan sampai melebihi dari pesanan pembeli. Pembelian bahan sejauh ini juga dikurangkan,” tuturnya.

Diketahui, selain KFC juga ada beberapa produk yang disinyalir terafiliasi dengan Israel banyak beredar luas dan dijual di Indonesia yang mereknya dikelola oleh PT Mitra Adiperkasa Tbk atau MAP mulai dari Marks, Spencer hingga Converse Starbucks, Domino’s Pizza hingga McDonald’s.(LSM/Fs)

Tag:

Baca Juga

Langgam.id - Klasemen sementara untuk putaran pertama Liga 2 musim 2022, Semen Padang FC masih bertahan di posisi ketiga.
Daftar Lima Pemain Baru Semen Padang FC untuk Liga 2 
Ban Bekas Mobil Tangki Jadi Benteng Abrasi di Teluk Kabung, Dari Limbah Menjadi Pelindung Pesisir
Ban Bekas Mobil Tangki Jadi Benteng Abrasi di Teluk Kabung, Dari Limbah Menjadi Pelindung Pesisir
Pemerintah Kota menganggarkan pengadaan vidoetron untuk rumah dinas Wali Kota Padang Fadly Amran
Pemko Padang Anggarkan Rp354 Juta  untuk Videotron di Rumah Dinas Fadly Amran
Sunyi di Hamparan Hijau Tepian Pantai Carolina 
Sunyi di Hamparan Hijau Tepian Pantai Carolina 
Ahli Geologi Sumatra Barat (Sumbar), Ade Edward meminta masyarakat untuk selalu memantau perkembangan dari gempa terkait dengan evakuasi
BMKG: Gempa Bermagnitudo 4,7 Guncang Padang Dipicu Sesar Mentawai 
Tiga kali gempa beruntun terjadi di Sumatra Barat pada Jumat (2/5/2025). Dua kali mengguncang Padang Panjang dan satu kali terjadi
Gempa M 4,7 Guncang Padang hingga Kagetkan Warga