Daftar 46 SMA di Sumbar yang Buka PPDB Nonzonasi

Swasta Tak Buka PPDB Online, cooling down, video oknum pemuda

Kantor Dinas Pendidikan Sumbar. (Foto: pendidikan.sumbarprov.go.id)

Langgam.id – Dinas Pendidikan (Disdik) Sumatra Barat (Sumbar) membuka pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMA jalur optimalisasi daya tampung non zonasi. Sedikitnya, 46 SMA di Sumbar dengan 1.692 kursi siap menanti siswa baru.

Ketua Panitia PPDB Sumbar Suryanto mengatakan, 46 SMA itu menambah jumlah kelas. Sebelumnya setiap kelas maksimal boleh menampung 36 siswa, sekarang untuk optimalisasi maksimal dapat menampung 40 orang.

“Sekarang sudah kita buka pendafataran, dapat dilakukan di sekolah masing-masing,” katanya, Rabu (15/7/2020).

Pendaftaran dilakukan selama dua hari pada tanggal 15-16 Juli 2020. Peserta dapat mendatangi sekolah yang dituju dan membawa sejumlah persyaratan administrasi.

Baca juga: Disdik Sumbar Siapkan 1.624 Bangku SMA Non Zonasi, Pendaftaran Dijadwalkan 15 Juli

Bagi calon siswa akan dilakukan seleksi berdasarkan nilai tertinggi pada 5 semester terakhir. Rata-rata nilai tersebut kemudian dirangking dan yang tertinggi diambil sesuai daya tampung sekolah.

Pelaksanaan dilakukan secara langsung di tempat, tidak lagi online. Sekolah diminta transparan dalam melakukan perekrutan calon siswa dan diminta menghindari pemalsuan data.

“Ini adalah upaya terakhir kita, pemerintah sudah izinkan kita, daerah lain juga ada kayak gini, seperti Jakarta dan Surabaya, ini diskresi kepala daerah juga melihat situasi dan kondisi,” katanya.

Baca juga: Disdik Sumbar Mulai Buka PPDB Optimalisasi untuk 1.692 Siswa di 46 SMA

Ia berharap dengan tahapan ini bisa meredam protes masyarakat yang terjadi akibat sistem zonasi yang dilakukan secara online. Zonasi menurutnya memang memberikan dampak, dan banyak yang tidak siap dengan sistem baru.

Berikut sekolah yang membuka optimalisasi daya tampung besarta kuota yang disediakan.

1. SMA N 1 Padang 36 siswa
2. SMA N 2 Padang 40 siswa
3. SMA N 3 Padang 36 siswa
4. SMA N 4 Padang 36 siswa
5. SMA N 5 Padang 36 siswa
6. SMA N 6 Padang 28 siswa
7. SMA N 7 Padang 44 siswa
8. SMA N 8 Padang  36 siswa
9. SMA N 9 Padang 40 siswa
10. SMA N 10 Padang 40 siswa
11. SMA N 11 Padang  36 siswa
12. SMA N 12 Padang 40 siswa
13. SMA N 13 Padang 24 siswa
14. SMA N 14 Padang 40 siswa
15. SMA N 15 Padang 36 siswa
16. SMA N 16 Padang 28 siswa
17. SMA N 1 Bukittinggi 44 siswa
18. SMA N 2 Bukittinggi 36 siswa
19. SMA N 3 Bukittinggi 32 siswa
20. SMA N 4 Bukittinggi 40 siswa
21. SMA N 5 Bukittinggi 48 siswa
22. SMA N 1 Padang Panjang 20 siswa
23. SMA N 2 Padang Panjang 28 siswa
24. SMA N 1 Lubuk Sikaping 40 siswa
25. SMA N 1 RAO  40 siswa
26. SMA N 1 Padang Gelugur 40 siswa
27. SMA N 1 Ampek Angkek 40 siswa
28. SMA N 1 Tilatang Kamang  24 siswa
29. SMA N 1 Lubuk Basung 40 siswa
30. SMA N 2 Lubuk Basung 40 siswa
31. SMA N 1 Banuhampu 36 siswa
32. SMA N 1 Tanjung Mutiara 40 siswa
33. SMA N 1 Pasaman 36 siswa
34. SMA N 1 Lembah Malintang 40 siswa
35. SMA N 1 Luhak Nan Duo  32 siswa
36. SMA N 1 Sawahlunto 28 siswa
37. SMA N 2 Solok 36 siswa
38. SMA N 1 Solok 48 siswa
39. SMA N 1 Gunung Talang 44 siswa
40. SMA N 1 Payakumbuh 44 siswa
41. SMA N 2 Payakumbuh  44 siswa
42. SMA N 1 Kecamatan Harau 44 siswa
43. SMA N 1 Batusangkar 36 siswa
44. SMA N 4 Payakumbuh 32 siswa
45. SMA N 1 Lubuk Alung 36 siswa
46. SMA N 2 Sijunjung 28 siswa

(Rahmadi/ICA)

Baca Juga

Walikota Padang, Fadly Amran.
Pemko Padang Siapkan Opsi Relokasi bagi Warga Kuranji yang Tinggal di Area Rawan Banjir
Kemenhaj Provinsi Sumatera Barat akan terus memperkuat pengawasan terhadap travel umrah yang belum mengantongi izin operasional.
Kemenhaj Sumbar Akan Tindak Tegas Travel Umrah Tak Berizin
Mitigasi Banjir, Pemko Padang  Segera Normalisasi Sungai 
Mitigasi Banjir, Pemko Padang  Segera Normalisasi Sungai 
Kewajiban Sipangka Tol dan Hak Publik untuk Tahu
Kewajiban Sipangka Tol dan Hak Publik untuk Tahu
5 Anggota DPR RI Asal Sumbar Belum Lapor LHKPN 2025, dari Andre Rosiade hingga Rahmat Saleh
5 Anggota DPR RI Asal Sumbar Belum Lapor LHKPN 2025, dari Andre Rosiade hingga Rahmat Saleh
LBH Padang Soroti Temuan BPK Rp704 Juta pada Proyek Gedung MUI
LBH Padang Soroti Temuan BPK Rp704 Juta pada Proyek Gedung MUI