Daerah Peduli Anak, Pemprov Sumbar Terima Penghargaan Anugerah KPAI 2021

Langgam.id-Anugerah KPAI 2021

Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy menerima Anugerah Penghargaan KPAI secara virtual. [foto: Pemprov Sumbar]

Langgam.id – Pemerintah Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) menerima penghargaan Anugerah Peduli Anak berbasis SIMEP (Sistem Informasi Monitoring dan Evaluasi Pelaporan) 2021 dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

Anugerah itu diberikan sebagai bentuk pengakuan atas komitmen terhadap capaian penyelenggaraan perlindungan dan pemenuhan hak anak berbasis SIMEP di Sumbar.

Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy saat menghadiri Anugerah Penghargaan KPAI secara virtual dari Sijunjung, Kamis (23/7/2021) mengatakan, Pemprov Sumbar mengucapkan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada KPAI. Dimana telah memilih Sumbar sebagai salah satu provinsi penerima penghargaan

“Penghargaan yang diberikan itu akan menjadi pelecut untuk upaya perlindungan dan pemenuhan hak anak di Sumbar ke depan,” katanya.

Ia mengatakan, keberadaan KPAI di Sumbar selama ini telah memberikan kontribusi positif dalam upaya pengawasan penyelenggaraan perlindungan anak di daerah. Karenanya, patut untuk diberikan apresiasi tinggi.

Baca juga: Dibayarkan Juli Ini, Pemprov Sumbar Siapkan Rp23 Miliar untuk Insentif Nakes

Selain Pemprov Sumbar, tiga kabupaten/kota juga mendapatkat penghargaan Anugerah KPAI 2021. Daerah itu masing-masing Kabupaten Agam, Kota Bukittinggi dan Kota Pariaman mendapatkan penghargaan sebagai kabupaten/kota terbaik penyelenggaraan SIMEP.

Audy berharap ke depan, Sumbar dengan dukungan KPAI, bisa melaksanakan penyelenggaraan perlindungan anak secara optimal demi menuju Indonesia maju.

Sementara itu, Ketua KPAI Susanto mengatakan, saat ini indeks perlindungan anak di Indonesia belum sesuai harapan.

Berdasarkan data BPS, angkanya baru mencapai 63,67persen. Sementara indeks perlindungan khusus 70,03 persen. Jika dirata-rata capaian Perlindungan Anak Indonesia baru mencapai 62,26 persen.

Ia menyebutkan, untuk menghadapi banyak tantangan dan hambatan serta kendala dalam upaya memberikan perlindungan anak di Indonesia itu, KPAI terus melakukan banyak inovasi dalam melaksanakan tugas sesuai UU Nomor 35 tahun 2014.

“Salah satu inovasi itu adalah Sistem Informasi Monitoring Evaluasi dan Pelaporan (SIMEP) Perlindungan Anak berbasis digital sebagai jawaban atas tuntutan perkembangan zaman,” katanya.

Dalam rangka mengoptimalkan penyelenggaraan perlindungan anak agar semakin maksimal, KPAI setiap tahun rutin melakukan Anugerah KPI.

Kegiatan ini sebagai bentuk penghargaan atas komitmen dan inovasi pemerintah, pemerintah daerah dan organisasi masyarakat serta individu yang telah memiliki kepedulian dan komitmen yang besar terhadap penyelenggaraan perlindungan anak.

Baca Juga

Sejumlah siswa TK dan SD di Kecamatan Palupuh Kabupaten Agam diduga keracunan setelah makan MBG
Kasus Keracunan Siswa di Sumbar Berulang, PBHI Sumbar Desak MBG Dievaluasi Total
Disdikbud menginteruksikan siswa memakai masker untuk mengantisipasi dampak asap karhutla.
Pemko Padang Tetapkan PJJ Sampai Jumat Imbas Udara Memburuk
Gubernur Sumbar Mahyeldi
Dugaan Keracunan MBG, Mahyeldi Perintahkan Dapur SPPG Terlibat Tutup Sementara
Gubernur Sumatra Barat Mahyeldi
Sejumlah Daerah Berlakukan PJJ, Gubernur Sebut SMA Tetap Tatap Muka
Keracunan Siswa MTsN 1 Pariaman, Sekolah Sebut Ayam dalam Menu MBG Berbau
Keracunan Siswa MTsN 1 Pariaman, Sekolah Sebut Ayam dalam Menu MBG Berbau
Jumlah Siswa MTsN 1 Diduga Keracunan MBG Bertambah, Jadi 86 Korban
Jumlah Siswa MTsN 1 Diduga Keracunan MBG Bertambah, Jadi 86 Korban