Covid-19 di Padang Turun, Isolasi Terpusat di Rumah Nelayan Mulai Sepi

Padang zona hijau, covid-19 padang turun, rumah nelayan padang, padang ppkm level 2

Kepala Dinas Kesehatan Padang Ferimulyani [dok. Kominfo Padang]

Langgam.id – Fasilitas isolasi terpusat di Rumah Nelayan, Koto Tangah, Kota Padang sudah mulai sepi. Hal ini lantaran kasus covid-19 di Padang yang sudah jauh turun.

“Jumlah positif rate setiap hari sudah menurun, pasien yang isolasi di fasilitas isolasi terpusat di Rumah Nelayan juga jauh berkurang,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Feri Mulyani, Rabu (15/9/2021).

Feri mengatakan, per tanggal 15 September 2021, jumlah warga yang melakukan isolasi di tempat itu sebanyak delapan orang saja.

Jika hasil tes swab 8 orang tersebut keluar pada hari Kamis (16/9/2021) dan dinyatakan negatif, praktis Rumah Nelayan tidak dihuni lagi oleh pasien Covid-19.

“Jika hasilnya negatif, Rumah Nelayan akan kosong,” tambahnya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Padang, sejak 18 Mei 2021 hingga saat ini sebanyak 1.455 orang pasien Covid-19 tercatat pernah melakukan isolasi di Rumah Nelayan.

Sebanyak 84 unit rumah disiapkan untuk menampung pasien covid-19. Seluruh rumah dengan dua kamar penuh ketika kasus covid-19 melonjak.

Sementara itu, hal serupa juga terjadi di RSUD dr Rasyidin. Rumah sakit itu tampak sepi karena hanya diisi oleh 13 pasien, dari total 47 ruangan.

“Dari 8 ruang instensif, hanya 4 yang terisi,” tuturnya.

Sebelumnya, Kota Padang berhasil keluar dari status PPKM Level 4 berdasarkan evaluasi PPKM luar Jawa-Bali, Senin (13/9/2021).

Hal itu disampaikan Ketua Komite PenangananCovid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Airlangga Hartarto.

Baca juga: Padang Keluar dari Level 4, Pemko Tunggu Pengumuman Resmi 20 September

Kepala Badan Penanggulangan Daerah (BPBD) Kota Padang Barlius, mengatakan

pengumuman oleh pemerintah pusat belum kongkret karena baru hasil evaluasi. Sementara PPKM masih diperpanjang hingga 20 September. Diharapkan nantinya saat pengumuman Kota Padang sudah keluar dari PPKM Level 4.

Menurutnya, masih belum ditegaskan, apakah Padang turun ke PPKM Level 3 atau bagaimana. Tapi kalau hitungan-hitungan sendiri memang sudah seharusnya di level tiga.

“Pengumuman nanti tanggal 20 September malam hari, jadi belum ada pengumuman resminya. Mudah-mudahan nanti turun level, yang mengumumkan nanti Satgas Covid-19 nasional,” ujarnya.

Baca Juga

Walikota Padang, Fadly Amran.
Fadly Amran Tinjau Pembersihan Lumpur Sisa Banjir SMPN 41, Targetkan Proses Belajar Kembali Normal
Banjir merendam SMP Negeri 41 Gunung Sarik, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang Senin (3/8/2026).
Cerita Kepsek SMPN 41 Pantau CCTV Saat Banjir Rendam Gedung Sekolah
Berjibaku Bersihkan Banjir Lumpur di SMPN 41 Padang
Berjibaku Bersihkan Banjir Lumpur di SMPN 41 Padang
Gubernur Sumbar Imbau Warga Waspadai Peningkatan Intensitas Hujan
Gubernur Sumbar Imbau Warga Waspadai Peningkatan Intensitas Hujan
2.033 Warga Padang Terdampak Banjir Dievakuasi
2.033 Warga Padang Terdampak Banjir Dievakuasi
Cuaca Ekstrem Picu Banjir di Padang, Curah Hujan Capai 297,5 Milimeter
Cuaca Ekstrem Picu Banjir di Padang, Curah Hujan Capai 297,5 Milimeter