Covid-19 di Agam 27 September: Positif 18, Sembuh 11 Orang

Positif Corona

Ilustrasi tes corona (covid-19) (Foto: Fernando Zhiminaicela//pixabay.com)

Langgam.id – Penyebaran Virus Corona (Covid-19) di Kabupaten Agam, Sumatra Barat (Sumbar) masih tinggi. Hari ini, Minggu (27/9/2020) dilaporkan sebanyak 18 orang di daerah itu positif terinfeksi Corona. Sehingga, total warga Agam positif Covid-19 telah mencapai 564 orang.

Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Agam, Martias Wanto menyebutkan bahwa penambahan belasan kasus positif itu berdasarkan laporan dari pihak labor.

“Penambahan kasus positif hari ini 18 orang, itu laporan yang kami terima,” ujarnya melalui rilis yang diterima Langgam.id, Minggu (27/9/2020).

18 kasus positif itu, jelas Martias, tersebar di 6 kecamatan yang ada di Kabupaten Agam. Yaitu 2 kasus di Tilatang Kamang, berinisial IM (41) dan E (50).

Baca Juga: Data Satgas Covid-19 Nasional, Penyebaran Corona di Sumbar Paling Rendah di Kota Pariaman

Lalu, 2 kasus di Sungai Pua, berinisial U (65) dan A (49). 2 di Lubuk Basung, berinisial SPM (55) dan ZE (30). 1 kasus di Kecamatan IV Koto, berinisial MA (65).

Kemudian, dari Kecamatan Ampek Angkek bertambah sebanyak 10 kasus, masing-masing berinisial MA (27), AF (29), ED (63), TE (56), W (42), AR (19). FR (19), ANA (31), DNA (19) dan L (53). 1 kasus di Kamang Magek, berinisial AA (8).

“Bertambahnya 18 kasus positif ini, maka total warga Agam terkonfirmasi Covid-19 sebanyak 564 orang,” ungkapnya.

Dari 564 kasus terkonfirmasi positif Corona itu, kata Martias, 265 di antaranya sudah dinyatakan sembuh. “Yang masih dirawat saat ini sebanyak 289 orang dengan rincian, 34 dirawat di Rumah Sakit, 27 dikarantina, 228 orang isolasi mandiri,” paparnya.

Baca Juga: Pasien Covid-19 di Agam Bertambah 17, Sembuh 33

Terkait masih ditemukannya penambahan kasus baru di Kabupaten Agam, Martias mengimbau agar masyarakat selalu menjaga kesehatan dan mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah.

“Tetap jaga protokol kesehatan, pakai masker saat beraktivitas, sering cuci tangan pakai sabun dan jaga jarak. Kita berharap pandemi ini cepat berlalu,” katanya. (*/ZE)

Baca Juga

Material Longsor Tutup Kelok 8 Maninjau, Alat Berat Segera Dikerahkan
Material Longsor Tutup Kelok 8 Maninjau, Alat Berat Segera Dikerahkan
Longsor Tutup Akses Jalan di Kelok 8 Maninjau
Longsor Tutup Akses Jalan di Kelok 8 Maninjau
Ombudsman Periksa 2 SPPG di Agam, Ditemukan Indikasi Bakteri Dibawa Penjamah Makanan
Ombudsman Periksa 2 SPPG di Agam, Ditemukan Indikasi Bakteri Dibawa Penjamah Makanan
Brand Fashion Lamarema di Bandung. (Dok. Istimewa)
Perempuan Asal Agam Bangun Brand Fashion Lamarema di Bandung, Makin Dikenal Lewat Gamis Elegan
MBG Ditemukan Bakteri, Dinkes Agam Perketat Pengawasan Dapur SPPG
MBG Ditemukan Bakteri, Dinkes Agam Perketat Pengawasan Dapur SPPG
Apa Itu Bakteri Bacillus Cereus? Diduga Penyebab 344 Orang Keracunan MBG di Agam
Apa Itu Bakteri Bacillus Cereus? Diduga Penyebab 344 Orang Keracunan MBG di Agam