Cek Fakta: Jalan Lembah Anai yang Putus Sudah Bisa Dilewati, Benarkah?

Langgam.id - Beredar informasi di media sosial yang menyebutkan bahwa jalan di kawasan Lembah Anai, Tanah Datar yang putus akibat hantaman banjir lahar hujan, sudah bisa dilalui pada jam-jam tertentu. Bahkan dalam sejumlah video yang disebar melalui platform media sosial, terlihat ada kendaraan menerabas jalan yang terban di Lembah Anai. Padahal di sana sejumlah alat berat masih bekerja untuk memperbaiki jalan itu. Hal ini bisa dilihat dari akun Youtube @gumilang jalan-jalan dengan link https://www.youtube.com/watch?v=lb-fEKVuVz0.

Video yang diambil Youtuber seperti akun @Velby Ry (STL), 23 Mei 2024, juga menggiring penonton, bahwa jalan nasional itu sudah bisa dilewati setelah amblas akibat hantaman banjir lahar atau galodo 11 Mei lalu. Sang konten kreator memberi judul 'Alhamdulillah‼️Situasi Jalan Terkini PDG-BUKITTINGGI Di Lembah Anai.' Judul ini ambigu dan jika melihat tayangan video, dimana sejumlah kendaraan melewati kawasan itu, ingin memberi tahu bahwa jalan yang mestinya masih tutup itu, sudah bisa dilewati.

Lampiran Gambar

Akun Velby Ry (STL) saat ini punya subscribe sebanyak 26,4 ribu. Adapun video ditayangkan dengan link https://www.youtube.com/watch?v=_u3cws5JKSg, sudah ditonton 35.562.

Sejumlah penonton memberi komentar sebagai berikut: @aprianto1985: Sudah bisa dilewati? Hati-hati; @zulbedri9786: syukurlah ambo tiok awal bulan pasti lewat si laiang solok - pariaman talalu jauah kalau harus mamuta sitinjau apo lagi mamuta lewat malalak..; @SitulangChannelofficial: Gara2 chnnel ko mamvidion urang manyarobot ndk bisa urang ambiak vdiio lai.

Tayangan video dari akun Velby Ry (STL), membuat masyarakat terpapar informasi bahwasannya jalan utama Padang - Bukittinggi yang putus itu, sudah bisa dilewati.

CEK FAKTA:

Petugas kepolisian di lokasi putusnya jalan Padang - Bukittinggi di kawasan Lembah Anai telah mengumumkan bahwa akses jalan tersebut DITUTUP untuk UMUM.

Melintasi jalan tersebut dapat mengganggu pekerjaan perbaikan dan membahayakan keselamatan.

Berikut beberapa fakta yang mendukung:

  • Himbauan dari petugas kepolisian di lokasi: Petugas kepolisian di lokasi telah memasang spanduk dan memberikan pengumuman bahwa jalan tersebut ditutup untuk umum.
  • Kondisi jalan: Jalan yang amblas masih dalam proses perbaikan dan tidak aman untuk dilalui kendaraan.
  • Potensi bahaya: Melintasi jalan yang amblas dapat membahayakan keselamatan pengendara dan pekerja perbaikan.

Kemudian, Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah juga menegaskan jalan itu belum bisa dilewati. Ia mengimbau masyarakat agar bisa menahan diri untuk sementara waktu tidak melintasi jalan Lembah Anai.

Sebab, proses perbaikannya masih berlangsung, sangat beresiko jika dipaksakan.

"Masyarakat mohon bersabar. Pengerjaan masih berlangsung, jangan dipaksakan karena belum layak untuk dilalui, sangat beresiko," ajak Gubernur Mahyeldi.

Hal tersebut disampaikannya saat melakukan peninjauan proses pengerjaan ruas jalan yang terban di Kawasan Lembah Anai, Kabupaten Tanah Datar, Kamis (23/5/2024).

Gubernur menyebut, saat ini seluruh pihak terkait tengah berupaya maksimal agar ruas jalan nasional ini bisa segera dilalui kembali. Setiap harinya, ada 32 alat berat yang dikerahkan untuk mendukung percepatan proses perbaikan ruas jalan tersebut.

"InsyaAllah, ini tidak akan lama. Kita mohon dukungan masyarakat untuk tidak melintas dulu agar perbaikannya bisa selesai sesuai target," tegas Mahyeldi.

Menanggapi hal itu, Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sumbar, Tabrani mengatakan proses perbaikan ruas jalan tersebut telah dilakukan pihaknya sejak Senin (13/5/2024) lalu. Ditargetkan akan selesai dan bisa dilewati kembali tanggal 21 Juli 2024 mendatang.

Kondisi terkini, jalan yang semula putus total sekarang sudah dibuat baru. Hanya saja, saat ini masih berupa tanah atau belum beraspal, alat berat juga masih bekerja.

Ruas jalan itu masih membutuhkan pemadatan, pengaspalan, hingga pembuatan dinding pembatas, dan penahan jalan. Setelah itu tuntas, baru bisa dibuka untuk umum.

"Progresnya masih dibawah 50 persen, oleh sebab itu, jalan ini masih belum bisa dibuka untuk umum," ungkap Tabrani

"Diperkirakan 21 Juni mendatang ini tuntas dan baru bisa dibuka untuk umum. Mudah-mudahan saja itu bisa lebih cepat," tukuknya.

Seperti diketahui ruas jalan nasional di Lembah Anai ini merupakan jalan utama penghubung Padang-Pekanbaru. Jalan ini putus total akibat banjir bandang Sabtu (11/5/2024). 

KESIMPULAN:

Informasi tersebut tidak benar. Faktanya, jalan di kawasan Lembah Anai masih ditutup untuk umum karena sedang dalam proses perbaikan akibat amblas.

Sumber informasi:

Pemeriksa Fakta: Yose Hendra

Baca Juga

Banjir lumpur melanda daerah Bukit Batabuah, Kecamatan Canduang, Kabupaten Agam, pada Jumat (5/4/2024). Sejumlah pemukiman penduduk dan
80 Rumah Penyintas Galodo Marapi Direlokasi Terpadu, Bupati Agam Ingatkan Soal Sumber Ekonomi
Waspadai Risiko Keamanan Pangan Pasca Galodo
Waspadai Risiko Keamanan Pangan Pasca Galodo
511,52 Hektar Lahan Pertanian Terdampak Galodo, Bupati Eka Putra Ajukan Reklamasi Lahan ke Kementan RI
511,52 Hektar Lahan Pertanian Terdampak Galodo, Bupati Eka Putra Ajukan Reklamasi Lahan ke Kementan RI
Sebulan Pasca Galodo, Bupati Tanah Datar Ajukan 22 Usulan ke BNPB
Sebulan Pasca Galodo, Bupati Tanah Datar Ajukan 22 Usulan ke BNPB
Usai Masa Tanggap Darurat Berakhir, Agam Fokus Pemulihan Bencana hingga Desember 2024
Usai Masa Tanggap Darurat Berakhir, Agam Fokus Pemulihan Bencana hingga Desember 2024
Badan Pertanahan Nasional (BPN) mencatat terdapat lebih kurang 107 objek terbangun di sepanjang kawasan Lembah Anai.
BPN: 107 Objek Terbangun di Sepanjang Kawasan Lembah Anai