Cegah Corona, UIN Imam Bonjol Terapkan Kuliah Online Lewat WhatsApp Grup

Rektor UIN Padang Positif

Ilustrasi UIN Imam Bonjol Padang. Sumber IG @uinimambonjolpadang

Langgam.id- Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang meniadakan kuliah tatap muka sejak Selasa (17/03), untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19.

Keputusan ini berdasarkan Surat Edaran Rektor UIN Imam Bonjol Nomor B-660/Un.13/R/KS.02/03.2020, tentang Upaya Pencegahan Penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Lingkungan UIN Imam Bonjol Padang.

Dalam surat edaran tersebut, Rektor UIN Imam Bonjol Padang Eka Putra Wirman menginstruksikan, perkuliahan dan pembimbingan tugas akhir pada semua jenjang pendidikan (D3, S1, S2 dan S3), dilakukan dengan mekanisme jarak jauh, melalui platform online yang tersedia, seperti WhatsApp Grup, email, dan google classroom, atau dengan bentuk penugasan lainnya sejak 17 Maret hingga 31 Maret 2020.

Rektor juga menunda segala bentuk kegiatan massal seperti, PPL, KKN, magang, seminar, konferensi, pameran, pengukuhan guru besar, dan kegiatan akademik lainnya yang melibatkan banyak orang.

"Tidak menggunakan absensi sidik jari online bagi tenaga pendidik dan tenaga kependidikan, serta menggantinya dengan absensi manual yang ditandatangani dengan menggunakan bolpoin masing-masing, mulai 16 Maret hingga waktu yang belum ditentukan," ujarnya dalam surat edaran.

Ia melarang pelaksanaan perjalanan dinas luar daerah dan negeri, kecuali dalam kondisi mendesak, setelah memperoleh penguasan atau izin tertulis dari rektor.

Sivitas akademika juga tidak dibolehkan melaksanakan pelayanan perpustakaan, seperti peminjaman dan pengembalian koleksi sejak 17 Maret 2020.

"Bahan pustaka atau referensi dapat diakses secara online sebagaimana tercantum dalam Buku Pedoman Pelayanan Perpustakaan UIN Imam Bonjol Padang," tulisnya.

Surat edaran itu juga berisi imbauan Rektor UIN Imam Bonjol. Berikut isinya:

  1. Bagi yang mengalami flu, batuk, demam dan gejala pneumonia lainya untuk memeriksakan diri ke dokter dan menyerahkan hasil diagnosa ke Bagian Humas dan Kerjasama UIN Imam Bonjol.
  2. Bagi yang mengalami gejala di atas, setelah memeriksakan diri ke dokter, untuk mengisolasi diri di tempat tinggal masing-masing menggunakan masker dan membatasi kontak fisik dengan orang laon.
  3. Melakukan tindakan pencegahan diri dengan selalu mencuci tangan dan menggunakan alat pembersih yang sesuai dengan standar kesehatan.
  4. Tetap aktif melaksanakan kampanye pencegahan penyebaran Covid-19, memberikan informasi melalui literasi yang mencerdaskan dan senantiasa meminimalisir kecemasan, dan kepanikan di lingkungan kampus dan tempat tinggal.

Baca Juga

Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang (UIN IB) akan menurunkan 2.027 orang mahasiswa untuk mengikuti proses Kuliah Kerja Nyata (KKN)
2.027 Mahasiswa UIN IB Padang Akan Ikuti KKN ke-50 Tahun 2024
Ibadah haji merupakan rukun Islam kelima yang wajib dilaksanakan bagi umat Islam yang mampu. Bagi banyak jemaah, haji merupakan mimpi
Haji Ramah Lansia: Fokus Kementerian Agama RI Tahun 2024
Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke-116
UIN Imam Bonjol Padang Gelar Upacara Bendera Hari Kebangkitan Nasional ke-116
Rektor UIN Imam Bonjol Padang, Martin Kustati bersama tim mitigasi bencana universitas, dan Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian
UIN Imam Bonjol Padang dan Kemenag RI Salurkan Bantuan Kemanusiaan di Sumbar
Tujuh orang dosen muda di UIN Imam Bonjol Padang menerima sertifikat Sertifikasi Dosen (Serdos). Sertifikat Serdos itu diserahkan oleh.
7 Dosen Muda UIN Imam Bonjol Padang Terima Sertifikat Serdos
Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang menjalin kerja sama dengan UPT Asrama Haji Embarkasi Padang. Penandatanganan MoU
UIN Imam Bonjol Jalin MoU dengan UPT Asrama Haji Embarkasi Padang