Bulog Sumbar Siapkan 22 Ribu Ton Beras di Tengah Mahalnya Harga Pangan



Langgam.id – Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Barat menggelar Operasi Pasar dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan, kemarin.

Pada kegiatan yang digelar di Kantor Lurah Kampung Pondok, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang tersebut Bulog menyediakan sebanyak 700 kupon belanja.

Kupon belanja tersebut diberikan kepada warga setempat, untuk membeli kebutuhan pokok yang dijual dibawah harga pasar, dimana kegiatan Operasi Pasar tersebut melibatkan Rumah Pangan Kita (RPK) Bulog.

Dalam Operasi Pasar tersebut, Bulog telah menyiapkan sebanyak tiga ton beras medium dari cadangan beras pemerintah.

Pemimpin Wilayah Bulog Sumatera Barat Sri Muniati mengatakan, untuk Operasi Pasar, Bulog menjual beras medium dengan harga Rp 11.200 per kilogram, lebih murah dari harga eceran tertinggi yakni Rp 11.500 per kilogram.

Ia menjelaskan, saat ini Bulog Sumbar memiliki stok beras operasional sebanyak 8.800 ton beras, selain itu juga terdapat 13.500 ton beras yang sedang dalam perjalanan.

‘Pada prinsipnya kami menyalurkan beras SPHP ini melalui saluran pasar tradisional, retail moderen, pengecer yang di luar pasar, kemudian kerjasama juga dengan pemerintah daerah, melalui gerakan pasar murah, dan banyak lagi, koperasi juga terlibat secara tidak langsung, itu adalah bentuk operasi pasar yang kita gerakan,” paparnya, sebagaimana dicuplik dari Infopublik Padang, Selasa (27/2/2024).

Selain beras, Operasi Pasar ini juga menjual daging sapi, tepung, minyak goreng, dengan harga yang lebih murah dari harga pasar.

Untuk kegiatan ini, Bulog Sumbar bekerjasama dengan Dinas Pangan Daerah, untuk memetakan wilayah yang akan dilaksanakan Operasi Pasar.

Sementara Lurah Kampung Pondok Eka Saputra mengatakan, pihaknya sangat mendukung kegiatan Operasi Pasar yang dilaksanakan Bulog tersebut.

‘Terkait penjualan atau pembeliannya kepada masyarakat, kami jual bebas kepada seluruh warga Kelurahan Kampung Pondok tanpa terkecuali, tapi dibatasi satu warga hanya boleh mendapat dua karung,” (*/Yh)

Baca Juga

salah satu penghuni huntara Kapalo Koto menjemput air untuk kebutuhan harian.
Harap-Harap Cemas Menanti Hunian yang Dijanjikan
Rakit darurat untuk penyeberangan masyarakat di Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman. Jembatan di sungai tersebut terdampak saat bencana banjir November 2025. Ghafar
Centang Parenang Setengah Tahun Penanggulangan Bencana Sumbar
Heboh Mobil Dinas Dipakai Istri ke Kampus, Ketua DPRD Limapuluh Kota Minta Maaf
Heboh Mobil Dinas Dipakai Istri ke Kampus, Ketua DPRD Limapuluh Kota Minta Maaf
Jumlah pelanggan listrik di Sumatra Barat (Sumbar) pada 2022 lalu mencapai 1.628.705. Jumlah ini meningkat 4,42 persen dibandingkan 2021
PLN Klaim Sistem Kelistrikan di Sumbar Sudah Pulih Total
Listrik di Sumbar Gagal Pulih Total Pukul 9 Malam, PLTU Ombilin Masih Bermasalah!
Listrik di Sumbar Gagal Pulih Total Pukul 9 Malam, PLTU Ombilin Masih Bermasalah!
Pasokan Listrik PLN
Listrik di Sumbar Padam Bergilir hingga Pukul 9 Malam, Target PLN Molor dari Jam 3 Sore!