BPBD Sumbar Kirimkan Logistik ke Limapuluh Kota Pakai Helikopter Chinook

chinook di Sumbar

Helikopter dengan muatan logistik untuk Limapuluh Kota. (Foto: Kepala Diskominfo Sumbar Jasman Rizal)

Langgam.id – Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatra Barat (Sumbar) mengirimkan sejumlah logistik bencana alam dan covid-19 pakai helikopter chinook ke Kabupaten Limapuluh Kota, Jumat (11/9/2020).

Gubernur Irwan Prayitno mengatakan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memimjamkan helikopter berbaling-baling dua itu kepada Sumbar selama 4-5 hari. Helikopter ini digunakan untuk keperluan segera dan mendesak mengirim APD level 3 serta peralatan bencana seperti tenda, tikar, mesin, perahu dan lainnya.

“Kita gunakan fasilitas ini, untuk mengirim kebutuhan di daerah mengatasi bencana, insya Allah hari ini kita ke Limapuluh Kota,” katanya kepada wartawan.

Baca Juga: Bantu Penanganan Covid-19, BNPB Datangkan Helikopter Chinook ke Sumbar

Pengiriman di sana dilakukan untuk mengatasi bencana banjir. Selain ke Limapuluh Kota, nantinya juga akan ke Payakumbuh, lalu ke Talu, Pasaman Barat. Kemudian akan disiapkan lagi beberapa titik yang akan didatangi helikopter.

Sementara Kepala BPBD Sumbar Erman Rahman mengatakan bantuan hari ini khusus untuk Limapuluh Kota dan Payakumbuh. Sementara sebelumnya ke Dharmasraya, tapi gagal karena cuaca buruk untuk penerbangan.

“Selain logistik juga ada beberapa orang personil, Jadi kalau bisa kita siang landing siang ini, tidak ada masalah cuaca maka kita juga akan ke Dharmasraya,” katanya.

Kebutuhan APD 3 ribu unit, kemudian juga dibawa seperti masker, handsanitizer, masker n95, dan lainnya.

Baca Juga

Kalau Memang Butuh, Mengapa Harus Lewat Sini? Menguji Spatial Rationale Tol Padang–Pekanbaru
Kalau Memang Butuh, Mengapa Harus Lewat Sini? Menguji Spatial Rationale Tol Padang–Pekanbaru
Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau, Decky Irmawan. (Langgam.id/ Ghaffar Ramdi)
Sumbar Kerap Diguyur Hujan, BMKG Ungkap Peran Lereng dan Pegunungan
BNPB Minta Galodo Arosuka Ditangani Maksimal 14 Hari, Data Harus Cepat
BNPB Minta Galodo Arosuka Ditangani Maksimal 14 Hari, Data Harus Cepat
Kemenag Ajukan Perbaikan Empat Rumah Ibadah Terdampak Galodo Solok
Kemenag Ajukan Perbaikan Empat Rumah Ibadah Terdampak Galodo Solok
Sisa lumpur galodo di sejumlah rumah warga di Arusoka, Kabupaten Solok, Rabu (23/9/2026)/ Ghafar.
Kalang Kabut Para Pedagang Menyelamatkan Nyawa dari Arus Galodo Solok
Polda Sumbar Kerahkan Mobil Water Pump Bersihkan Material Galodo Solok
Polda Sumbar Kerahkan Mobil Water Pump Bersihkan Material Galodo Solok