BPBD Padang Terima 23 Laporan Setelah Hujan Seharian Rabu, Terbanyak Pohon Tumbang

BPBD Padang Terima 23 Laporan Setelah Hujan Seharian Rabu, Terbanyak Pohon Tumbang

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Padang, Basril. (Foto: Dok. BPBD Padang)

Langgam.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Padang menerima 23 laporan terkait peristiwa yang terjadi pasca Padang dilanda hujan lebat, hingga Rabu (16/11/2022) malam.

Pohon tumbang menjadi yang paling banyak terjadi. Update terbaru Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana BPBD Padang, pukul 18.40 WIB. Dari 23 laporan yang diterima tersebut, ada 13 kejadian pohon tumbang.

Di antaranya, di Siteba (Kecamatan Nanggalo), Perumahan Bunga Mas Tahap 3 (Kecamatan Koto Tangah) dan Simpang Damri Tabing. Juga di pinggir sungai dekat Simpang Parak Gadang, jalan menuju Teluk Bayur, Jalan Padang-Painan di Kelurahan Gates, Pos Lanud Parupuk Tabing serta Batu Gadang dekat jembatan Trc Semen Padang.

Dalam rilisnya, BPBD Padang menyatakan, sebagian besar sudah selesai dikerjakan oleh tim di lapangan. Selain itu, ada beberapa lokasi yang masih dalam proses pengerjaan.

Pada Rabu siang, BPBD Padang juga meninjau dan melakukan aksi di lapangan terkait beberapa rumah warga yang rusak akibat angin puting beliung. Setidaknya ada tiga laporan terkait angin puting beliung.

Di kelurahan Gates Nan XX dan Dadok Tunggul Tunggul Hitam, puting beliung merusak dan mengenai masing-masing satu unit rumah.

Baca Juga: 2 Titik Longsor di Sitinjau Lauik Lumpuhkan Jalur Padang-Solok

Terkait banjir dan longsor, BPBD Padang dalam hal ini akan bekerjasama dengan pihak Kecamatan dan Dinas PUPR. “Kami telah ada komitmen dan koordinasi terkait longsor dan banjir,” ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Padang, Basril.

Menurutnya, longsor terjadi di dua lokasi di Kecamatan Bungus Teluk Kabung. Yaitu di Teluk Kabung Tengah, dan dan di Kelurahan Gates XX.

Ia juga menyatakan pihaknya dalam hal ini semata-mata tidak bekerja sendirian. “BPBD dibantu Pemadam Kebakaran Kota Padang, Satuan Polisi Pamong, Praja, dan pihak terkait lainnya,” ucap Barlis. “Terutama yang paling berperan adalah warga masyarakat.” (Dharma Harisa/SS)

Baca Juga

Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
KPU Sumbar menunjuk RSUP Dr M Djamil Padang dan Rumah Sakit Universitas Andalas sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala
RSUP M Djamil Klaim Mediasi Kasus Balita Meninggal di Padang, Bentuk Tim Investigasi
Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre
Wasiat Mahasiswa PNP Jelang Diduga Bunuh Diri di Padang, Minta HP dan WA Dibuka
Wasiat Mahasiswa PNP Jelang Diduga Bunuh Diri di Padang, Minta HP dan WA Dibuka
Kasubag Umum Politeknik Negeri Padang (PNP), Fajri Arianto, memberikan keterangan kasus kematian seorang mahasiswa PNP. (Langgam.id/ Irwanda S)
Mahasiswa PNP Diduga Bunuh Diri di Kos Disebut Tertutup, Pihak Kampus: Seminggu Tak Bisa Dihubungi!