BPBD Distribusikan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Padang

BPBD Kota Padang melakukan pendistribusian air bersih untuk warga. Hal itu menyikapi sejumlah wilayah yang mengalami

Pendistribusian air bersih ke sejumlah wilayah di Kota Padang yang terdampak kekeringan. [foto: Pemko Padang]

Langgam.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang melakukan pendistribusian air bersih untuk warga. Hal itu menyikapi sejumlah wilayah yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau yang melanda Kota Padang dalam satu bulan terakhir ini.

Pendistribusian air bersih yang dilakukan BPBD seperti pada Sabtu (27/7/2024) dan Minggu (28/7/2024). Saat itu, BPBD mendistribusikan air bersih di Kelurahan Pengambiran Ampalu Nan XX Kecamatan Lubuk Begalung.

Terdapat dua titik pendistribusian, yaitu di Jalan Bhakti Abri RT 01 RW 18 dan Perumahan Griya Emya Hasanah, Arai Pinang.

Kepala BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton mengatakan bahwa dalam pendistribusian air bersih ini, pihaknya bekerja sama dengan PDAM Kota Padang.

Di lokasi pertama terang Hendri, pendistribusian air bersih dilakukan terhadap 200 KK (kepala keluaarga) yang terdampak kekeringan akibat kemarau yang sudah berlangsung selama lebih kurang satu bulan terakhir.

“Di lokasi kedua, Perumahan Griya Emya Hasanah, Arai Pinang terdapat sebanyak sebanyak 144 rumah yang terdampak kekeringan,” ujar Hendri dalam keterangannya, Senin (29/7/2024).

Selain dua titik tersebut, ungkap Hendri, BPBD Kota Padang juga sudah melakukan pendistribusian di sejumlah titik lain yang sudah mulai dilaksanakan sejak minggu lalu.

“Ke depannya masih ada berapa titik yang akan disalurkan, namun belum bisa kita perkirakan mengingat banyaknya yang menyampaikan informasi kebutuhan air bersih,” bebernya.

Hendri mengatakan, bagi warga Kota Padang yang butuh distribusi air bersih selama musim kemarau kali ini, dapat menghubungi nomor telepon 085891522181. Yaitu dengan cara mengirimkan surat permintaan pendistribusian air bersih dari kelurahan atau kecamatan melalui via WhatsApp.

“Surat permintaan ini jadi bukti pelaporan dan kegiatan BPBD Kota Padang dalam pendistribusian air bersih,” tuturnya. (*/yki)

Baca Juga

Proses evakuasi korban banjir bandang atau galodo di Salareh Aia, Palembayan, Kabupaten Agam, Jumat (27/11/2025. BPBD
Rekap Bencana Sumbar: 88 Meninggal, 85 Orang Hilang
Sejumlah bangunan SD, jembatan, rumah ibadah hingga jalan mengalami rusak berat akibat banjir bandang yang melanda Kota Padang.
Tiga SD dan Lima Jembatan di Padang Rusak Berat Diterjang Banjir
Tiga IPA milik Perumda Air Minum Kota Padang atau dulu dikenal dengan sebutan PDAM, rusak parah dan hancur terbawa banjir bandang
3 Infrastruktur Pengolahan Air Milik PDAM Padang Rusak Parah Diterjang Banjir Bandang
Banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah Sumatra Barat dalam beberapa hari terakhir mulai berdampak terhadap bahan pokok,
Imbas Banjir dan Longsor, Harga Cabai di Padang Tembus Rp200 Ribu Per Kg
Jembatan Kembar Silaing di Kota Padang Panjang dihantam longsor pada Kamis (27/11/2025) sekitar pukul 11.52 WIB.
BPBD Evakuasi 7 Jenazah Korban Galodo Silaing
Banjir Badang atau Galodo menerjang Malalak, Kabupaten Agam Rabu (26/11/2025).
Rekap Bencana Sumbar: 9 Meninggal, Belasan Orang Hilang