BPBD Evakuasi 16 Jenazah Korban Galodo Silaing Jembatan Kembar

Total kerugian sementara akibat bencana hidrometeorologi yang melanda Sumbar mencapai Rp1 triliun lebih. Hal itu diketahui dari data yang

Proses evakuasi korban galodo di kawasan jembatan kembar, Silaing Bawah, Padang Panjang, Sabtu (29/11/2025). BPBD

LANGGAM.ID– Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kota Padang Panjang telah mencatat 16 korban meninggal akibat bencana banjir bandang atau galodo beserta longsor di jembatan kembar Silaing.

Kalaksa BPBD Kota Padang Panjang Nofi Yanti mengatakan berdasarkan hasil evakuasi hari ini ditemukan ada 16 jenazah korban banjir atau galodo serta longsor di jembatan kembar Silaing.

“Sampai sore ini sudah ada 16 jenazah. Semua korban telah dibawa ke rumah sakit,” ujar Nofi saat dihubungi, Sabtu, (29/11/2025).

Ia menjelaskan 16 jenazah tersebut juga sudah bisa diidentifikasi. Sebagian korban juga sudah dijemput oleh pihak keluarga. 

Sebelumnya, Sabtu siang tim gabungan mengevakuasi tiga jenazah korban longsor di kawasan Jembatan Kembar, Silaing Bawah, pada hari ketiga setelah kejadian. 

Dua jenazah ditemukan di dalam sebuah mobil, sementara satu korban lainnya berada tidak jauh dari lokasi longsoran di area Mega Mendung. 

Selain mengevakuasi korban, tim gabungan juga berhasil mengangkat satu unit mobil Toyota Innova berwarna silver yang ringsek berat akibat tertimpa material longsor. 

“Upaya penyisiran masih terus dilakukan di sepanjang akses Jembatan Kembar untuk memastikan tidak ada korban lain yang tertinggal,” ujarnya. 

Ia menyebutkan, salah satu jembatan di lokasi kini sudah dapat dilalui kendaraan, sementara akses lainnya masih ditutup karena proses pembersihan material masih berlangsung. (fx)

Baca Juga

Batang Kuranji Meluap, 12 Warga Dievakuasi Dua Sempat Hanyut
Batang Kuranji Meluap, 12 Warga Dievakuasi Dua Sempat Hanyut
Sejumlah DAS yang Diterjang Galodo Kembali Meluap
Sejumlah DAS yang Diterjang Galodo Kembali Meluap
Soal Kayu Gelondongan Penyebab Banjir Sumatra, Anggota DPR RI Mulyadi: Kejahatan Luar Biasa
Soal Kayu Gelondongan Penyebab Banjir Sumatra, Anggota DPR RI Mulyadi: Kejahatan Luar Biasa
Gubernur Sumatra Barat Mahyeldi
Gubernur Sumbar Soal Bantuan Negara Asing: Kita Tidak Menghalangi
Kementerian Lingkungan Hidup melakukan penyegelan beberapa lokasi pertambangan dan memasang plang pengawasan di Padang Pariaman usai banjir melanda kawasan tersebut.
Kementerian LH Segel Pertambangan di Padang Pariaman Usai Dilanda Banjir
Presiden Prabowo Subianto saat mengunjungi warga korban banjir di Kasai Permai, Padang Pariaman, Sumatera Barat, Senin (1/12/2025). Foto Sekretariat Presiden
Presiden Prabowo Dijadwalkan ke Sumbar Sabtu Besok, Tinjau Penanggulangan Bencana