Langgam.id- Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB menyiapkan alternatif penyediaan air bersih, bagi pengungsi banjir di Kampung Lapau Munggu, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Kota Padang. Salah satunya dengan menyediakan teknologi mobile water treatment plant untuk mengolah air sungai menjadi air bersih yang bisa digunakan.
Direktur Pengelolaan Logistik dan Peralatan BNPB, Bambang Surya Putra, mengatakan air bersih merupakan kebutuhan dasar, yang harus dipenuhi dalam penanganan bencana.
“Air bersih itu kebutuhan dasar. Prinsip penanganan bencana itu terpenuhi semua kebutuhan dasar,” kata Bambang saat meninjau posko pengungsian di Lapau Munggu.
Lanjutnya, pengiriman air menggunakan mobil tangki bisa menjadi solusi sementara. Namun, pemerintah perlu menyiapkan langkah jangka panjang, agar kebutuhan air bersih warga tetap terpenuhi.
Bambang menyarankan penggunaan mobile water treatment plant, untuk mengolah air sungai menjadi air bersih. Teknologi ini dapat menjadi alternatif pasokan bagi warga terdampak banjir.
“Kita sudah mengajukan untuk water treatment. Di sini ada sungai, tinggal kita lakukan upaya penjernihan menggunakan mobile water treatment plant,” ujarnya.
Selain itu, Bambang mendorong pemanfaatan kembali jaringan PDAM atau fasilitas Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) jika memungkinkan.
“Keberadaan fasilitas tersebut dapat menjadi solusi yang lebih permanen dibandingkan pengiriman air menggunakan mobil tangki,” katanya.
Bambang menegaskan, penyediaan air bersih harus disesuaikan dengan jumlah pengungsi. “Kebutuhan air harus sesuai di lapangan agar kebutuhan dasar warga terdampak banjir terpenuhi,” katanya. (fix)






