BMKG: Waspadi Hujan Lebat dan Angin Kencang di Padang hingga Agam

Langgam- hujan lebat menyebabkan banjir di Kota Padang

Kondisi ruas Jalan A Yani Padang tergenang air akibat hujan lebat. (Foto: Langgam.id)

Langgam.id - Hujan lebat dan angin kencang berpotensi terjadi di sejumlah wilayah di Sumatra Barat (Sumbar) dalam dua hari ke depan. Badang Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini tentang potensi cuaca itu.

BMKG menyampaikan dalam laman resminya, hujan lebat dan petir yang disertai angin kencang berepotensi terjadi di Kepulauan Mentawai, Padang, Padang Pariaman, Pasaman Barat, Kabupaten Solok, Solok Selatan, pada Jumat (25/9/2020) siang hingga malam.

"Dini hari di wilayah Kepulauan Mentawai, Dharmasraya, Solok Selatan dan Sijunjung," tulis BMKG dalam laman resminya.

Baca juga: Longsor di Bukit Pulai Pessel, Lalu Lintas Macet Parah

Sementara pada Sabtu (26/9/2020) potensi hujan disertai angin kencang terdapat di Kepulauan Mentawai, Padang, Pesisir Selatan dan Solok Selatan. Sementara pada Minggu (27/9/2020), hujan dan angin kencang berpotensi di lebih banyak wilayah di Sumbar.

"Waspada potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dapat disertai petir dan angin kencang pada siang, sore, hingga malam hari di wilayah Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Agam, Padang Pariaman, Pariaman, Padang, Pesisir Selatan dan Solok Selatan," tulis BMKG.

Pantauan langgam.id, hujan lebat sudah mengguyur sebagian wilayah Kota Padang sejak Jumat (24/9/2020) siang. Beberapa hari sebelumnya hujan juga mengguyur Padang sejak siang hingga sore dan membuat sejumlah lokasi terendam banjir. (ABW)

Baca Juga

Wakil Ketua Komnas Perempuan Dahlia Madani
Komnas Perempuan Soroti Pemprov Sumbar Tak Miliki Layanan Rumah Aman 
Miko Kamal
Tugas Penting Menunggu Kadis Pendidikan Baru
Ombudsman Sumbar dalami laporan dugaan maladministrasi terkait pemindahan tenaga honorer Dinas Koperindag Kabupaten Solok.
Kisruh Pemindahan Honorer Pemkab Solok hingga Tak Diusulkan PPPK, Ombudsman Sumbar Ungkap Kejanggalan
Desa Wisata Nagari Adat Sijunjung, Kabupaten Sijunjung. Foto/Kemenpar.go.id
Data BPS: Kunjungan Wisatawan Asal Singapura ke Sumbar Meningkat Tajam
Nobar dan diskusi AJI Padang bersama Interes dengan tema Tetap Kritis dalam Ancaman Serangan Digital” di Kantor AJI Padang, Selasa (19/8). Foto : AJI Padang
Nobar AJI-Interes: Serangan Digital Masih Mengancam Aktivis di Sumbar
Ilustrasi Karhutla
BPBD Padamkan Karhutla 4 Hektar di Tanah Datar, Dekat Pemukiman