BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem Hingga Sepekan ke Depan

Cuaca di Sumbar tak menentu timbulkann beberapa penyakit

Hujan. (Ilustrasi Pixabay.com)

Langgam.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan potensi cuaca ekstrem selama sepekan ke depan di sebagian wilayah Indonesia. BMKG mengimbau agar masyarakat di sebagian wilayah Indonesia untuk waspada dan berhati-hati.

Potensi cuaca ekstrem yang dimaksud BMKG berupa potensi hujan lebat-sangat lebat yang dapat disertai kilat/petir, angin kencang, dan gelombang tinggi. BMKG juga mengingatkan untuk mewaspadai dampaknya terhadap bencana hidrometeorologi yang dapat ditimbulkan.

“Seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, pohon tumbang dan lain-lain,” ujar Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto dalam pernyataan tertulisnya, Sabtu (03/04/2021), sebagaimana dirilis situs resmi Sekretariat Kabinet.

BMKG memprediksi potensi hujan sedang sampai lebat tersebut terjadi di wilayah Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Bengkulu, Lampung, dan Sumatra Selatan. Kemudian di Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta dan Jawa Timur. Selain itu, juga di Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Maluku dan Papua.

Sementara potensi hujan sangat lebat diprediksi terjadi di empat wilayah yaitu Sulawesi Selatan (Sulse), Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Guswanto juga menyampaikan, BMKG memprediksi potensi angin kencang terjadi di sembilan wilayah, yaitu Lampung, Banten, Jateng, DIY, Jatim, Bali, NTB, NTT, dan Sulsel.

“Potensi gelombang tinggi lebih dari empat meter, diprediksi terjadi di wilayah berikut Perairan barat Kep. Mentawai, Perairan Bengkulu, Perairan P. Enggano, Perairan Barat Lampung, Selat Sunda Bag. Barat dan Selatan, Perairan Selatan Banten, dan Samudra Hindia Barat Kep. Mentawai hingga Selatan Jawa Barat,” ujarnya.

Sementara itu berdasarkan Prakiraan Cuaca Berbasis Dampak untuk potensi banjir/bandang dalam periode hingga tiga hari ke depan dengan kategori siaga berpotensi terjadi di dua wilayah, yaitu Sulsel dan NTT.

Menutup pernyataan persnya, Guswanto mengatakan, bagi masyarakat yang hendak memperoleh informasi terkini, BMKG membuka layanan informasi cuaca 24 jam, yaitu melalui laman resmi bmkg.go.id, media sosial @infoBMKG, aplikasi “Info BMKG”, atau dapat langsung menghubungi kantor BMKG terdekat. (*/SS)

Baca Juga

Sejumlah wilayah di Sumatra Barat (Sumbar) masih berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat selama tiga hari ke depan, Sabtu (31/1/2026)
BMKG: Sumbar Berpotensi Hujan Sedang-Lebat 3 Hari Depan
Pada Rabu (14/1/2026) malam, muncul cahaya di langit Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar) yang disebut-sebut menyerupai fenomena aurora
BMKG Ungkap Cahaya di Langit Padang Bukan Aurora: Polusi Cahaya Pantulan di Darat
Penanggulangan Bencana, BNPB Intensifkan Modifikasi Cuaca di Agam
Penanggulangan Bencana, BNPB Intensifkan Modifikasi Cuaca di Agam
Aktivitas gempa bumi di Sumatra Barat meningkat dalam sepekan terakhir. BMKG mencatat, pada periode 10-16 Oktober 2025 terdapat 57 kali
Gempa M4,7 Guncang Bonjol Pasaman
BMKG: Waspadai Cuaca Ekstrem di Sumbar
BMKG: Waspadai Cuaca Ekstrem di Sumbar
Sejumlah daerah di Sumatra Barat berpotensi diguyur hujan pada dua hari ke depan, Rabu-Kamis (28-29/1/2026).
Hujan Ekstrem Kembali Guyur Sumbar Pagi Ini, Area Kayu Tanam Tembus 245 mm